Pasuruan (beritajatim.com) – Identitas korban kecelakaan di jalur turunan Bromo, tepatnya di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan telah terungkap. Ketiga korban diketahui merupakan satu keluarga.
Pengendara motor Honda Vario N 5133 NC diketahui bernama Sis, warga Desa Podokoyo, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Saat kecelakaan, Sis tengah berkendara bersama istrinya, Anggelya Ayunda Pratama, warga Desa Wanatara, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, juga satu anak mereka.
Sis dan Anggelya meninggal di tempat kejadian. Sedangkan anak mereka yang baru berusia empat tahun mengalami luka berat.
“Anak usia empat tahun mengalami luka berat patah tulang kaki sebelah kiri. Saat ini korban dibawa ke Puskesmas Ngadisari, sedangkan kedua orangtuanya langsung dibawa ke rumah duka di Desa Wanatara, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo,” kata Kapolsek Tosari, AKP Deddy Suryo, Senin (24/10/2022).
Deddy juga menjelaskan mulanya ketiga korban melintas di pintu masuk Desa Wonokitri sekitar pukul 06.14 WIB. Ketiganya hendak menuju Desa Wanatara, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pasuruan”]
Sesampainya di lokasi kejadian sekitar pukul 07.23 WIB, diduga kendaraan korban mengalami rem blong. Korban yang tak bisa mengendalikan motornya akhirnya menabrak dan terjatuh di lautan pasir Gunung Bromo.
“Korban mengalami kecelakaan tunggal di Blok Leter S Bungkah Pakis Bincil. Kecelakaan diduga akibat rem blong,” lanjutnya. [ada/beq]






