Probolinggo (beritajatim.com) – Untuk meringankan beban masyarakat terdampak kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak), Sat Samapta Polres Probolinggo memberikan bantuan sosial berupa sembako kepada guru ngaji di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (21/9/2022).
Tak hanya kepada guru ngaji, polisi juga memberikan sembako kepada anak yatim, tukang becak serta para ibu rumah tangga.
[berita-terkait number=”3″ tag=”bansos”]
Dalam pembagian sembako pada warga yang terdampak kenaikan BBM itu, Kasat Samapta Polres Probolinggo Iptu Siswandi didampingi Kepala Desa Kalisalam, Mattali dan Pengurus Lakpesdam PCNU Kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo, Saifullah dan diikuti juga oleh Pemuda Kalisalam Kreatif.
“Pemberian bantuan sosial ini dari pak Kapolres Probolinggo guna meringankan beban masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM,” kata Iptu Siswandi.
Lebih lanjut, Kasat Samapta menambahkan, dengan adanya bantuan sosial seperti beras, masyarakat bisa menggunakan uang yang dimiliki untuk keperluan lain. “Mudah-mudahan pemberian beras ini bisa membantu masyarakat. Kami juga memberikan himbauan untuk selalu menjaga ketentraman dan keamanan,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Mattali mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih pada Polres Probolinggo, karena kegiatan semacam ini sangat membantu meringankan beban masyarakat di tengah kenaikan BBM bersubsidi. “Ini sangat membantu dan meringankan beban masyakarat,” ucapnya. [tr/suf]






