Surabaya (beritajatim.com) – Berdasarkan data State of The Global Islamic Economy (SGIE) report 2022, industri kuliner makanan halal Indonesia menduduki peringkat dua dunia pada tahun 2021 – 2022.
Dalam laporan tersebut, peringkat pertama makanan halal dunia diraih oleh Malaysia. Sedangkan peringkat ke-3, ditempati oleh Turki.
Ranking yang dicapai Indonesia ini mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada tahun 2020-2021, Indonesia menduduki peringkat ke-4.
Sementara itu, peringkat pertama tetap diraih oleh negeri Jiran. Kemudian, peringkat kedua disusul oleh Singapura dan posisi ketiga ada Uni Emirat Arab (UEA).
Melansir dari Instagram @halal.indonesia, konsumsi produk halal di Indonesia memiliki angka yang tinggi yaitu Rp 4.033 triliun.
Berikut ini perkembangan peringkat Indonesia dalam Industri Kuliner Halal Dunia dari tahun ke tahun berdasarkan data SGIE Report.
[berita-terkait number=”5″ tag=”halal”]
Tahun 2021-2022
1. Malaysia
2. Indonesia
3. Turki
4. Rusia
5. UEA
6. Kazakhstan
7. Singapura
8. Arab Saudi
9. Afrika Selatan
10. Australia
Tahun 2020-2021
1. Malaysia
2. Singapura
3. UEA
4. Indonesia
5. Turki
6. Iran
7. Pakistan
8. Saudi Arabia
9. Oman
10. Qatar
Tahun 2019 – 2020
1. Malaysia
2. UEA
3. Bahrain
4. Saudi Arabia
5. Indonesia
6. Oman
7. Yorlandia
8. Kuwait
9. Pakistan
10. Qatar
Tahun 2018 – 2019
1. Malaysia
2. UAE
3. Bahrain
4. Saudi Arabia
5. Oman
6. Pakistan
7. Kuwait
8. Qatar
9. Jordan
10. Indonesia
Itulah perkembangan peringkat Industri kuliner halal dunia dari tahun ke tahun berdasarkan data SGIE. (nap)






