Sampang (beritajatim.com) – Hingga Agustus 2022, produksi garam di Kabupaten Sampang, Madura masih minim. Hal itu karena dipengaruhi oleh cuaca yang tidak menentu dan para petani ragu untuk memproduksi garam.
Kabid Perikanan dan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat M Mahfud menyampaikan bahwa memang produksi garam sampai saat ini masih minim. “Harapan kita semua cuaca bisa kembali normal hingga November mendatang, sehingga target produksi garam tahun ini bisa tercapai,” terangnya, Senin (22/8/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”garam-madura”]
Ia menjelaskan, target tonase produksi garam tahun 2022 yaitu sebanyak 291 ribu ton. Namun hingga saat ini produksi garam di wilayahnya masih sangat rendah. “Sejauh ini produksi garam masih sangat rendah sekali, bahkan se-Kabupaten Sampang diperkirakan masih di bawah 100 ton,” tegasnya.
Terpisah, salah satu petani garam Muid mengaku ragu untuk memproduksi garam. Sebab, beberapa waktu lalu di wilayahnya masih terjadi hujan cukup deras. “Sebernarnya kami ragu kerana hujan masih saja terjadi, mudah-mudahan sampai bulan Novermber terus panas dan kita bisa memproduksi garam,” harapnya. [sar/suf]






