Surabaya (beritajatim.com) – Higienitas harus menjadi aspek yang selalu diutamakan pada setiap makanan. Terutama pada paket makanan dalam pesawat terbang.
Pramugari maskapai The SunExpress mendapati hari buruk saat membuka makanan mereka di tengah penerbangan. Kepala ular muncul dari makanan yang akan mereka konsumsi.
Awak kabin SunExpress merekam penemuan mengerikan itu dan mengunggahnya secara online, memicu tanggapan langsung dari maskapai.
Pada perjalanan dari Ankara ke Düsseldorf, Kamis lalu (21/7/22), pramugari membuka makanan mereka dan menemukan kepala ular melihat ke arah mereka.
Dilansir dari Indiatimes.com, menurut Gazette Duvar, salah satu karyawan sebelumnya telah mengeluh tentang menerima kumbang dan siput dalam makanan dalam penerbangan mereka.
Outlet berita lokal Turki Bolge Gundem mengklaim artikel itu mendorong karyawan lain untuk memprotes layanan makanan buruk maskapai.
SunExpress, yang berbasis di Antalya, Turki, dan terbang melintasi Eropa dan Mediterania, menggambarkan situasi makanan yang mereka terima dari maskapai sebagai “sama sekali hal yang tidak dapat diterima.”
Dikatakan dalam sebuah pernyataan resmi SunExpress, “Adalah prioritas utama kami bahwa layanan yang kami berikan kepada tamu kami di pesawat kami memiliki kualitas tertinggi dan bahwa tamu dan karyawan kami memiliki pengalaman penerbangan yang nyaman dan aman.”
“Tuduhan dan pemberitaan di media tentang layanan makanan dalam penerbangan benar-benar tidak dapat diterima, dan penyelidikan terperinci telah dimulai tentang masalah ini.
“Sampai proses penelitian yang bersangkutan selesai, semua tindakan dan tindakan pencegahan, termasuk menghentikan pasokan produk terkait, telah segera diambil.”
Sancak Inflight Services, yang menyediakan layanan katering untuk maskapai, menolak untuk bertanggung jawab atas klaim tersebut.
Menurut mereka, masakan dimasak pada suhu 280 derajat Celcius, dan situasi tidak mungkin terjadi di dapur mereka.
Mereka berkomentar, “SunExpress Airlines adalah klien berharga di negara kami dan maskapai populer di Eropa, yang baru-baru ini memutuskan untuk memperluas armada dan jaringan rutenya lebih jauh. [Mereka] kembali mengumumkan tender untuk layanan katering di pesawat. Kami tidak menggunakan konon benda asing dalam makanan saat memasak (karena kondisi teknis dan termal yang digunakan di fasilitas katering dalam penerbangan).”
Perusahaan mengklaim bahwa tidak ada hidangan yang “berasal dari makanan yang diproduksi oleh perusahaan kami itu buruk.”
Mereka mengklaim bisa saja kepala ular ditambahkan ke piring. SunExpress didirikan pada tahun 1989 sebagai perusahaan patungan antara Turkish Airlines dan Lufthansa. Maskapai ini mempekerjakan 5.000 orang dan melayani lebih dari 90 lokasi di seluruh Eropa, Mediterania, dan Afrika Utara. [adg/beq]







