Surabaya (beritajatim.com) – People pleaser, merupakan sebutan bagi orang-orang yang punya kecenderungan untuk mengutamakan kebahagiaan orang lain daripada kebahagiaan untuk diri sendiri. Biasanya, para people pleaser ini susah untuk berkata ‘tidak’ atas permintaan orang lain.
Meski sekilas terlihat begitu positif, tapi di balik kebiasaan ini, ada dampak negatif yang harus mereka tanggung. Berikut ini tanda dan dampak negatif dari seorang people pleaser.
Tanda bahwa Anda seorang people pleaser: Pertama, Anda cenderung menyetujui semua pendapat orang lain dan memilih untuk menyimpan pendapatmu sendiri. Kedua, Anda sering minta maaf pada orang lain, padahal sebenarnya tidak salah.
Ketiga, apapun yang Anda lakukan, butuh persetujuan orang lain. Keempat, sering menyalahkan diri sendiri dan merasa bersalah ketika kecewa dengan orang lain. Kelima, merasa perasaan orang lain di sekitar adalah tanggung jawab Anda.
Dampak negatif seorang people pleaser biasanya rentan terhadap depresi karena menumpuk emosi negatif. Mereka tidak bisa mengungkapkan pendapat dengan baik sehingga bisa kehilangan jati diri.
Mereka juga mudah dimanfaatkan orang lain. Dan pada akhirnya merasa kelelahan dan frustasi. Beberapa tips agar Anda bisa berhenti menjadi seorang people pleaser:
1. Mari Hargai Dirimu Sendiri
Untuk berhenti menjadi people pleaser, harus bisa menghargai diri sendiri dulu. Karena, ketika Anda sudah berhasil melakukan itu, maka Anda akan tahu kapan harus menolak permintaan orang lain.
2. Belajar untuk Menerapkan Batasan
Batasan yang dimaksud di poin ini adalah, seberapa jauh Anda bisa mengatakan ya, dan kapan Anda harus mengatakan tidak. Anda juga mesti mulai untuk berhenti memikirkan orang lain yang bukan urusan Anda. Tanamkan dalam diri Anda jika bahagia orang lain bukanlah tanggung jawab Anda.
3. Mulai Bersikap Lebih Tegas
Terkadang, sikap tegas merupakan salah satu cara untuk melindungi diri dari orang lain yang berniat memanfaatkan Anda. Sikap ini juga mendorong kita untuk mengutamakan diri sendiri daripada orang lain.
4. Cobalah untuk Berpikir Sebelum Menolong Orang Lain
Menolong orang lain adalah tindakan yang positif. Tapi, yang harus Anda waspadai adalah, apakah orang itu benar-benar butuh bantuan atau hanya sekedar memanfaatkan saja.
Pikirkan juga kemampuan Anda untuk menolong dan jangan memaksakan diri. Itulah beberapa hal yang penting untuk Anda terapkan dalam hidup. (dan/ian)






