Gresik (beritajatim.com) – Sebanyak 700 personel gabungan dari Polres Gresik serta Kodim 0817 dan instansi lainnya diterjunkan dalam pengamanan menjelang lebaran. Sebelum diterjunkan ke lapangan, aparat gabungan tersebut menggelar pasukan dengan sandi ‘Operasi Ketupat Semeru’ 2022.
Dari total 700 personel yang dilibatkan, terdiri dari 286 Polres Gresik, 300 dari Kodim 0817 dan sisanya dari instansi lain seperti Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Satpol PP. ormas, serta Banser.
Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menuturkan, setelah apel, anggota langsung disebar. Ada tujuh pos di Kabupaten Gresik yakni enam pos pengamanan (Pospam) dan satu pos pelayanan (Posyan).
[berita-terkait number=”5″ tag=”operasi-ketupat”]
“Posyan kami tempatkan di kawasan Terminal Bunder. Termasuk juga pengamanan di sejumlah titik diantaranya Makam Sunan Giri, Bandara di Bawean, Pelabuhan Gresik serta Terminal Sunan Giri.
Pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2022 mulai hari ini sudah diberlakukan hingga 9 Mei 2022,” tuturnya, Jumat (22/04/2022).
Perwira menengah Polri itu menjelaskan dirinya berpesan agar anggota menjaga stamina dan kesehatan mental beserta fisik selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru.
“Lakukan deteksi dini terhadap dinamika dan fenomena yang berkembang sehingga dapat melakukan langkah-langkah pencegahan yang prediktif,” kata Aziz.
Dia juga menghimbau agar setiap anggota melaksanakan pengamanan secara profesional dan humanis serta memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat. “Dimanapun dan kapanpun. Rekan-rekan adalah wujud representasi negara di tengah- tengah masyarakat,” pungas Nur Aziz. [dny/kun]






