Bojonegoro (beritajatim.com) – Tertipu dengan arisan dan investasi bodong, sejumlah perempuan mendatangi Mapolres Bojonegoro untuk melaporkan apa yang dialaminya. Mereka mengaku tertipu dengan arisan dan investasi bodong.
Salah seorang korban asal Kabupaten Bojonegoro, Everine mengatakan, sudah bergabung menjadi anggota sejak 2020. Sejak awal dia tidak curiga dengan arisan dan investasi yang diikutinya. Karena, lanjut dia, pengelola membayarkan hasil investasi dan arisan tepat waktu.
Dia juga percaya, karena pengelola arisan dan investasi, Egga Ayu Nawang Aulia (20) warga Desa Sembung, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban memutar uang arisan dan investasi dari member untuk usaha salon kecantikan, barber shop, dan toko pakaian.
Kini, dia melaporkan pengelola arisan dan investasi yang diikutinya ke Mapolres Bojonegoro. Laporan tersebut karena diduga uang investasi dan arisan dibawa kabur oleh pengelola. Menurut penuturan Everine, member yang tergabung dalam arisan tersebut sebagian besar juga merupakan pelanggan di salon terlapor.
“Tapi juga banyak yang dari luar Bojonegoro, seperti Jakarta, Kalimantan, Surabaya, dan Tuban. Total ada sekitar 200 member dengan perkiraan uang yang dibawa sebesar Rp 5 miliar,” ujarnya saat di Mapolres Bojonegoro, Selasa (29/3/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”investasi-bodong”]
Everine sendiri mengaku mengalami kerugian sekitar Rp60 juta. Uang tersebut seharusnya dibayarkan atas investasi dan arisan yang diikutinya. Namun, saat tenggat waktu pembayaran, pengelola arisan, yakni Egga Ayu tidak bisa dihubungi. Dia bersama member yang lain mencoba mendatangi ke rumah terlapor namun tidak ada jejaknya.
“Mulai tanggal 26 Maret kemarin (terlapor) sudah tidak bisa dihubungi dan di rumahnya juga tidak ada. Baik di rumah orang tuanya maupun di rumahnya sendiri kosong,” pungkasnya.
Sementara menanggapi laporan tersebut, Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad mengatakan masih melakukan pemeriksaan terhadap pelapor dan mengumpulkan bukti-bukti. “Dalam proses lidik dan pengambilan keterangan saksi-saksi oleh Satreskrim,” terangnya. [lus/suf]






