Surabaya (beritajatim.com) – Puluhan pemuda terlihat membawa sajam dan batu menakuti warga Girilaya Surabaya, Kamis (24/03/2022) sekitar pukul 00.35 WIB. Dari keterangan yang dihimpun beritajatim.com, puluhan pemuda tersebut sempat melempari pengendara yang lewat dengan batu.
Dwi warga sekitar mengatakan, puluhan pemuda yang belum diketahui identitas lengkapnya tersebut tampak berjalan bergerombol sambil membawa sajam jenis celurit dan batu yang disembunyikan dalam sarung. Mereka pun sempat mondar-mandir seperti hendak tawuran.
“Mereka mondar mandir di jalan itu mas sebanyak empat kali. Kalau jumlah orang nya banyak sekali mas sampai-sampai tadi pengendara yang mau lewat saja tidak berani, mereka membawa sarung tetapi kelihatannya dalam nya ada batu,” ujarnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”gang-dolly”]
Dwi menambahkan, warga yang ketakutan langsung melapor ke Polsek Sawahan. Saat petugas datang, puluhan pemuda lari kocar-kacir. Pihak kepolisian hanya mampu mengamankan 18 orang yang terlibat dalam aksi tersebut.
“Banyak mas tadi, ditangkap polisi ndak sampai separuhnya mas,” imbuhnya.
Sementara itu, dari informasi yang dihimpun beritajatim.com di lokasi, petugas gabungan dari tiga pilar kecamatan Sawahan mengamankan 18 pemuda tersebut usai mereka dikejar oleh petugas hingga ke dalam gang buntu. Para pemuda yang tak bisa lari lantas diamankan petugas dan dibawa ke Polsek Sawahan.
“Lari ke Jalan Buwet Tengah BT II, mereka tidak bisa lari kemana-mana karena itu gang buntu,” ujar salah satu warga.
dikonfirmasi terpisah oleh awak media, Kanitbinmas Polsek Sawahan, Iptu Hidayat mengatakan, pihaknya langsung membawa 18 pemuda yang diamankan ke Polsek Sawahan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Ya mas ini mereka kita bawa ke Polsek Sawahan untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” pungkasnya. (ang/ted)






