Gresik (beritajatim.com) – Aparat TNI dan Polri setempat membantu warga yang terdampak banjir. Banjir terjadi akibat meluapnya Kali Mas yang merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Driyorejo, Gresik.
Kedua institusi itu memberikan bantuan makanan kepada warga sambil berjalan menyusuri banjir mendatangi rumah yang terendam banjir.
“Kami membagikan bantuan makanan kepada warga terdampak banjir sejak pagi,” ujar Kapolsek Driyorejo Kompol Zunaedi, Jumat (11/03/2022).
Banjir yang melanda kali ini diakibatkan hujan deras yang mengguyur semalam lalu meluap masuk ke rumah warga. Tepatnya di
Dusun Karang Lo, Desa Driyorejo, Kecamatan, Driyorejo, Gresik.
Kemudian banjir meluas ke Dusun Driyorejo. Sehingga menyebabkan lebih 300 rumah terendam banjir.
Hal yang sama terjadi di Dusun Karang Lo kurang lebih 300 rumah terendam. Serta Dusun Lopang kurang lebih 200 rumah terendam dan Dusun Semambung kurang lebih 350 rumah terendam.
“Tidak ada korban jiwa,” kata Zunaedi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”banjir-gresik”]
Warga yang terdampak banjir di Desa Driyorejo tidak mengungsi karena diperkirakan air akan surut kurang lebih 5 sampai 6 jam.
“Genangan air di Desa Driyorejo diakibatkan karena luapan air dari sungai Kali Mas yang membentang di sebelah selatan Desa Driyorejo. Genangan semakin tinggi karena hujan lebat di wilayah Desa Driyorejo selama enam jam. Sementara bendungan di Rolak Mojokerto dibuka sehingga air mengalir deras dari Sungai Brantas yang mengakibatkan sungai meluap di sekitar Kali Mas,” pungkasnya. [dny/but]






