Pasca-penertiban bangunan liar di Kecamatan Driyorejo, Pemkab Gresik langsung tancap gas menangani persoalan banjir yang selama ini menghantui wilayah selatan.
KUMPULAN BERITA banjir-gresik
Imbas tingginya intensitas hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Gresik akhir-akhir ini menyebabkan Sungai Avour di Kecamatan Wringinanom meluap.
Pemprov Jatim terus mengintensifkan langkah mitigasi banjir seiring meningkatnya intensitas hujan pada Januari 2026 yang mengakibatkan banjir di daerah.
Imbas intensitas hujan deras terus mengguyur di wilayah Gresik Selatan menyebabkan debit Kali Lamong meluap lagi. Akibatnya, ada 9 desa di Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng
Banjir yang melanda dua desa Kecamatan Menganti, Gresik, hingga kini belum surut. Dua desa yang kondisinya masih parah di antaranya Desa Bringkang dan Pranti.
Banjir Gresik Selatan belum surut akibat meluapnya Kali Cermen dan tanggul jebol. Warga dievakuasi, sawah tergenang, dan dapur umum didirikan BPBD.
Lima desa di Gresik Selatan terendam banjir 10–40 cm akibat luapan Kali Glindah dan Gluran. BPBD siagakan tim pantau di lokasi terdampak.
Aksi sigap seorang anggota Polsek Driyorejo, Kabupaten Gresik, menuai pujian dari warga setelah membantu evakuasi mobil dinas milik Dinas Perpusip.
Sejumlah bangunan, atau warung yang berdiri di Jalan Notoprayitno Gresik segera ditertibkan setelah Petrokimia Gresik akan membangun pipa air di jalan tersebut.
Banjir akibat luapan Kali Lamong genangi enam desa di Balongpanggang, Gresik. Ratusan rumah dan fasilitas umum terdampak.









