Surabaya (beritajatim.com) – Work From Home kembali mulai menggeliat pasca kenaikan angka penyebaran covid 19 kembali terjadi, hal ini tentu berdampak pada wanita karier saat ini.
Apalagi kondisi keuangan pun turut berdampak, otomatis sebagai wanita perlu terlibat langsung dalam menangani keuangan keluarga untuk mendapatkan penghasilan tambahan.
Salah satu bisnis yang dapat dikembangkan ditengah pandemi dan aktivitas work from home adalah bisnis networking.
Seperti yang dilakukan Dewi Ratnasari salah satu wanita karir yang sukses dalam bidang bisnis networking.
Awalnya pada tahun 2014, saat itu suaminya Riza Wibowo yang merupakan General Manager Lippo Group meyakinkan beliau untuk mempelajari dan mencoba menjalankannya.
Sebelumnya ia tidak memiliki latar belakang Networking pada awalnya merasa bisnis ini sangat menantang. Dengan latar belakang orang yang cukup sibuk, mereka harus pintar membagi waktu mereka.
Ia sadar jika kelak saat usia lanjut, dirinya harus tetap produktif serta memiliki pasif income, dan networking menjadi salah satu langkah cerdas untuk membantu keuangan keluarga. Pada tahun 2020 suaminya yang juga merupakan Ketua Asosiasi Belanja Mall Jawa Timur memutuskan untuk meninggalkan semua jabatannya dan fokus untuk mengembangkan network-nya di Talk Fusion.
“Diawal – awal kami mulai menjalankan networking, kami begitu sibuk dengan urusan kami sehingga kami hampir tidak pernah bertemu dengan anak kami. Tetapi hal itu tidak berlangsung lama, setelah kami menemukan ritmenya kami memiliki waktu yang jauh lebih banyak dibandingkan ketika kami bekerja di kantor”, ucap Dewi Ratnasari.
[berita-terkait number=”4″ tag=”belanja”]
Pada tahun 2021, Riza, suami Dewi yang merupakan tulang punggung keluarga terinfeksi virus corona dan tidak dapat selamat. Saat itu Dewi sangat hancur dan mulai memikirkan masa depannya dan anak semata wayangnya Thalia. Salah satu hal yang sangat disyukuri oleh Dewi adalah beliau dan suami memilih bisnis network marketing yang tepat.
“Saya tetap mendapatkan hasil dari kerja keras suami saya, bahkan pada saat beliau sudah tidak di sisi saya lagi. Diluaran banyak sekali bisnis yang menawarkan beraneka ragam janji, tetapi seperti yang kita tahu banyak sekali perusahaan yang tutup sebelum mereka bisa menepati janji-janjinya”, ucapnya sambil terharu.
Menjalani kehidupan sebagai single parent bukanlah sesuatu yang mudah apalagi dikondisi pandemi seperti saat ini. Mereka dituntut untuk multitasking seperti menggatur rumah, menjaga anak dan bekerja disaat yang sama. Akhir kata Dewi juga mengingatkan untuk semua masyarakat agar dapat menghindari menggikuti bisnis yang tidak jelas atau tergiur dengan investasi dengan iming-iming untung tinggi dalam waktu cepat.
“Jadi wanita masa kini harus kreatif, kerja keras, jangan manja, jangan ragu mencari informasi secara online/offline agar tidak terjebak di bisnis abal-abal yang menyesatkan,” ujarnya menutup pembicaraan.[way/ted]






