Lamongan (beritajatim.com) – Satu unit mobil MPV di Lamongan tercebur ke sungai saat berpapasan dengan kendaraan lain di jalan Desa Gempolpendowo, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, pada Sabtu (12/2/2022).
Diketahui, kondisi jalan tersebut tergenang air banjir akibat luapan sungai Bengawan Njero yang melanda dalam beberapa bulan terakhir ini. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Menurut keterangan dari pengendara mobil MPV, Fahrudin. Pihaknya mengaku, bahwa peristiwa ini bermula saat mobil bernopol W8573PD yang ditumpanginya melintasi jalan poros penghubung antara Kecamatan Glagah dengan Karangbinangun.
Kala itu, Fahrudin yang berpapasan dengan pengendara lain di jalan yang kondisinya terendam air banjir tersebut, ia bermaksud memberi jalan kendaraan lain. Apesnya, tiba-tiba mobilnya terperosok ke sebelah kiri jalan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kecelakaan”]
“Untuk memberi jalan pengendara yang berlawanan arah ini, saya kemudian agak meminggirkan kendaraan. Saya itu bermaksud memberi jalan dan minggir ke kiri, tidak tahunya malah terperosok ke kali (sungai),” kata Fahrudin kepada wartawan, Sabtu (12/2/2022).
Meski hanya sebagian roda mobil milik Fahrudin saja yang terperosok, namun insiden ini membuat ia merasa kaget dan panik. Selanjutnya, Fahrudin yang membawa mobil ini sendirian pun berusaha keluar dari mobil untuk menyelamatkan diri dan mencari pertolongan.
Tak berselang lama, petugas kepolisian dari Polsek Glagah dan warga setempat berduyun-duyun datang ke lokasi. Setelah hampir satu jam lebih, polisi dan warga akhirnya berhasil mengevakuasi mobil tersebut. “Mobil berhasil ditarik dari sungai menggunakan truk yang datang ke lokasi,” tutur Fahrudin.
Lebih jauh, Fahrudin menambahkan, akibat insiden ini, bodi mobilnya sisi sebelah kiri mengalami kerusakan yang cukup parah. “Sebenarnya, hari ini saya berencana untuk belanja ke Pasar Sidoharjo, Lamongan,” imbuhnya.[riq/kun]






