Ponorogo (beritajatim.com) – Mobil tangki BPBD Ponorogo masih hilir mudik untuk droping air bersih. Kendati sudah memasuki musim penghujan, masih ada saja daerah di bumi reyog yang membutuhkan air bersih. Sedikitnya masih ada dua desa yang hingga saat ini masih melakukan permintaan droping air bersih untuk warganya. Dua desa tersebut adalah Desa Wates dan Desa Duri di Kecamatan Slahung.
“Meski sudah mulai hujan, dua desa di Kecamatan Slahung, yakni Desa Wates dan Desa Duri masih mengalami kekurangan air bersih,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo Setyo Budiono, Kamis (11/11/2021).
Masih adanya daerah yang meminta droping air bersih, kata Budi disinyalir dari hujan yang masih belum merata di wilayah Ponorogo. Kalau pun daerah yang meminta droping itu sudah hujan, kemungkinan intensitas hujannya masih rendah. Sehingga sumber air belum keluar.
[berita-terkait number=”5″ tag=”ponorogo”]
“Meskipun Ponorogo sudah hujan beberapa kali, tetapi mungkin belum merata. Atau daerah yang masih meminta droping itu, hujannya masih rendah,” ungkap Budi.
Desa Wates dan Desa Duri di Kecamatan Slahung itu, merupakan langganan setiap tahun kekurangan air bersih. Namun belakangan frekuensinya mulai berkurang dari sebelum-sebelumnya. Hal tersebut, menurut Budi karena faktor musim hujan yang mulai bergeser. Selain itu juga sudah adanya pembangunan sumur dalam di daerah tersebut.
“Dibandingkan tahun 2019 lalu, permintaan droping air bersih ke desa Kecamatan Slahung mulai berkurang. Mungkin karena musim hujannya yang bergeser dan mulai dibangunnya sumur-sumur dalam,” katanya.
Budi menyebut untuk Desa Wates, BPBD Ponorogo mengirimkan satu tangki air bersih setiap minggunya. Dimana kapasitas mobil tangki yang dikirimkan sebanyak 6 ribu liter. Pasokan air tersebut untuk 15 KK atau sekitar 60 jiwa. Sementara untuk Desa Duri setiap minggunya dikirim dua mobil tangki. Sebab kebutuhannya swkitar 12 ribu liter air bersih. “Untuk Desa Wates kebutuhannya 6 ribu liter setiap minggunya, sedangkan Desa Duri 12 ribu liter,” pungkasnya. (end/kun)






