Surabaya (beritajatim.com) – Saat seorang pemain mendapat ganjaran kartu kuning atau kartu merah tidak hanya di skors pertandingan saja. Tapi, klub bersangkutan juga akan menerima sejumlah denda. Besaran denda ini pun berbeda-beda. Sesuai dengan ketentuan dari federasi benua masing-masing.
Biasanya denda yang harus dibayar terkait kartu merah dan kartu kuning itu digunakan sebagai biaya administrasi kepada Asosiasi Sepak Bola. Asosiasi yang berkaitan dalam menjalankan kompetisi guna menangani dokumen yang terlibat hukuman itu. Pada sepakbola Inggris misalnya, denda yang harus diterima klub berkisar 10 poundsterling untuk kartu kuning dan 55 poundsterling untuk pelanggaran berat yang menghasilkan kartu merah.
Angka tersebut juga berlaku sama, baik di kompetisi Sunday League yang dijalankan oleh FA lokal maupun pada Liga Primer. Bahkan, beberapa klub di Inggris juga memberikan denda internal kepada pemain mereka untuk setiap kartu, namun hal ini bergantung pada jenis kebijakan yang beberapa klub terapkan.
Denda pada pemain itu biasanya dilakukan untuk mencoba juga mendorong perilaku yang lebih baik di atas lapangan karena mereka tidak ingin sang pemain melewatkan terlalu banyak pertandingan. Disamping itu, denda untuk kartu merah di setiap pertandingan lebih bervariasi berkisar 35 poundsterling hingga 55 poundsterling.
Para pemain yang menerima hukuman itu juga akan berpotensi melewatkan satu hingga enam pertandingan. Itu tergantung jenis pelanggaran yang dilakukan. Untuk pemain yang melakukan pelanggaran serius seperti menendang, menyikut, meludahi lawan, dan pelanggaran serius lain secara sengaja akan dikenakan denda 55 poundsterling.
Sementara itu, untuk pemain yang menggagalkan peluang emas tim lawan dengan cara yang tidak sportif akan di denda sejumlah 45 poundsterling. Bagi pemain yang memakai kata kasar atau menghina akan dikenakan denda 35 poundsterling.
Untuk mekanisme pembayaran denda saat menerima kartu, baik kuning atau merah, para pemain diharuskan langsung mengurus permasalahan tersebut. Tugas itu lalu dilimpahkan kepada sekretaris klub terkait.
Contohnya saja pada asosiasi FA Inggris yang menyediakan platform khusus untuk pembayaran denda kartu. Platform itu dikenal dengan nama Whole Game System. Para sekretaris klub kemudian harus login ke akun mereka di wholegame.thefa.com, dengan memakai nomor FA dan password yang telah diberikan. Lalu saat sudah menginventaris kartu kuning dan kartu merah yang diterima pemainnya, nominalnya akan muncul dan tinggal melakukan pembayaran secara invoice.
Itu hanya segelintir contoh yang terjadi di Liga Inggris. Pada beberapa liga top 5 Eropa punya kebijakan tersendiri mengenai denda yang dibayarkan untuk hukuman kartu kuning ataupun kartu merah yang diterima pemain. [dan/tur]






