Surabaya (beritajatim.com) Dunia perkuliahan jadi masa yang membuat kita belajar banyak hal karena menemukan berbagai hal baru. Bukan hanya yang sering ditampilkan di FTV atau film jika kuliah itu menyenangkan, ternyata ada berbagai cerita lain yang bisa kita temukan di kuliah.
Hal ini tentu saja bisa terjadi, karena yang awalnya kita sekolah dengan seragam dan pelajaran yang umum. Masuk di perguruan tinggi kita perlu menentukan jurusan yang diminati dan sesuai dengan kemampuan kita. Ternyata ada berbagai hal yang dapat kita lakukan dengan gigih dalam mencari informasi mengenai bangku kuliah. Tidak jarang kita menemukan berbagai mitos-mitos seputar dunia perkuliahan.
Kuliah di Kampus terkenal menjamin kita lulusan terbaik
Sebenarnya mungkin kampus menjadi hal penting jika dilihat dari segi kualitas pengajar dan fasilitas. Namun mengenai lulusan terbaik atau tidak sebenarnya tidak ada hubungannya dengan dimana kita kuliah.
Semua tergantung bagaimana bertanggung dalam menjalankan masa studi kita. Dimanapun kita kuliah yang paling penting adalah karakter kita sebagai mahasiswa yang menuntut ilmu di perguruan tinggi. Namun memang tidak dapat dipungkiri jika akreditasi terbaik memberikan kita lebih banyak kesempatan diterima pada berbagai perusahaan Tapi ingat, karakter yang menjadi penentu daya pikat di dunia kerja.
Kuliah Menjadi Penentu Karir Yang Akan Dijalani
Sebenarnya ini bisa jadi fakta dan mitos tergantung bagaimana awal kita memilih jurusan yang diambil. Memang fungsi dari kuliah adalah memberikan ilmu sehingga kita bisa mengembangkan diri di dunia kerja. Beberapa orang memiliki karir yang sesuai dengan jurusan yang diambil ketika masa kuliah dulu.Tapi, tidak menutup kemungkinan kita memiliki karir yang berlawanan dengan jurusan kuliah.
Faktanya, ketika kuliah kita bukan hanya mempelajari soal materi perkuliahan, tapi membangun networking di luar kelas sehingga bermanfaat untuk mempertajam soft skills. Maka kita tidak perlu membatasi prospek karir kalian di masa depan dengan jurusan yang akan diambil nantinya.
Ada banyak pekerjaan yang masih berkaitan dengan jurusan yang akan diambil. Bahkan di era ini banyak perusahaan tidak menjadikan gelar sebagai patokan untuk merekrut karyawan baru, namun lebih kepada kemampuan yang dimiliki. [prd/esd]






