Sumenep (beritajatim.com) – Sekitar 45 rumah di Dusun Jabbau, Desa Dapenda RT 2 RW 7, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep, terendam banjir setinggi lutut. Rumah-rumah warga itu terendam air akibat hujan deras yang mengguyur Sumenep sejak kemarin malam.
“Yang tergenang air hujan itu halaman rumahnya. Sebagian besar karena tidak ada akses pembuangan air dan lokasi merupakan dataran rendah,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Rabu (24/2/2021).
[berita-terkait number=”5″ tag=”banjir-sumenep”]
Selain banjir, tingginya curah hujan itu juga menyebabkan atap dua rumah, ambruk. Tidak ada korban dalam peristiwa itu, mengingat atap rumah yang ambruk adalah rumah yang lama tidak dihuni.
Atap rumah yang roboh itu milik Rahesam (50) dan Atnawiye (70). Rumah Rahesam berukuran 6 x 9 meter. Kondisi rumah sudah tua dan lama tidak ditempati. Kerugian ditafsir mencapai Rp 80 juta. Sedangkan rumah Atnawiye berukuran 4 x 6. Kondisi rumah memang sudah tua dan lama tidak ditempati. Kerugian ditafsir mencapai Rp10 juta.
“Hujan deras terjadi sejak Selasa pukul sebelas malam. Akibatnya, pada hari Rabu, atap rumah ambruk tak kuat menahan derasnya hujan,” terang Widiarti. [tem/suf]






