Ringkasan Berita:
- Pelantikan 50 pengurus DPD KNPI Jombang menjadi momentum awal pengabdian pemuda untuk memperkuat kontribusi dalam pembangunan daerah.
- Bupati Jombang Warsubi mendorong KNPI menjadi rumah bersama pemuda yang mampu melahirkan gagasan, inovasi, dan karya nyata bagi masyarakat.
- KNPI Jombang di bawah kepemimpinan Rohmadi berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, organisasi kepemudaan, serta berbagai elemen masyarakat.
Jombang (beritajatim.com) – Bupati Jombang Warsubi mendorong Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Jombang menjadi rumah bersama bagi pemuda sekaligus mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Warsubi dalam pelantikan pengurus DPD KNPI Jombang yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Jombang, Selasa (28/7/2026). Kegiatan tersebut dirangkai dengan peringatan Hari Lahir KNPI ke-53 dengan mengusung tema “Berkhidmah dengan Karya”.
Sebanyak 50 pengurus DPD KNPI Jombang resmi dilantik dalam kegiatan tersebut. Acara turut dihadiri Wakil Ketua DPD KNPI Jawa Timur H. M. Basori, Ketua DPD KNPI Jombang Rohmadi, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Jombang.
Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik. Menurutnya, pelantikan tersebut bukan hanya agenda seremonial, melainkan menjadi titik awal bagi kepengurusan baru untuk mendedikasikan tenaga, pikiran, dan gagasan demi kemajuan Kabupaten Jombang.
“Selamat dan sukses kepada seluruh pengurus yang telah dilantik. Ini menjadi awal pengabdian untuk memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Jombang,” ujar Warsubi.
Warsubi berharap kepengurusan baru DPD KNPI Jombang mampu memperkuat konsolidasi organisasi sehingga peran pemuda semakin nyata dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Menurutnya, KNPI memiliki posisi penting sebagai organisasi kepemudaan yang harus mampu mengedepankan intelektualitas, semangat kebersamaan, serta keberpihakan terhadap kepentingan publik.
Bupati juga menegaskan pentingnya peran KNPI sebagai mitra pemerintah yang mampu menjalankan fungsi kritis sekaligus konstruktif dalam mendukung pembangunan daerah. Ia mendorong organisasi tersebut untuk menghadirkan prestasi, inovasi, dan berbagai karya nyata.
“Saya yakin para pemuda yang hadir hari ini memiliki semangat juang dan idealisme yang kuat. Jadikan KNPI sebagai rumah bersama untuk melahirkan gagasan dan karya yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Jombang Rohmadi mengatakan kepengurusan baru membawa semangat untuk memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan tema “Berkhidmah Dengan Karya” menjadi komitmen KNPI Jombang agar organisasi tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi mampu menghadirkan program yang berdampak nyata.
“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi menjadi awal pengabdian bagi kami untuk menghadirkan karya dan kontribusi nyata bagi Kabupaten Jombang. KNPI harus menjadi rumah besar bagi seluruh pemuda tanpa membedakan latar belakang organisasi maupun golongan,” ujarnya.
Rohmadi menambahkan KNPI Jombang akan membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, perguruan tinggi, komunitas, hingga dunia usaha untuk mendorong lahirnya generasi muda yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing.
Ia juga mengajak seluruh pengurus menjaga soliditas organisasi serta mengedepankan semangat persatuan dalam menjalankan program kerja. Menurutnya, tantangan pemuda saat ini membutuhkan kerja sama dan inovasi agar mampu melahirkan solusi bagi masyarakat.
“Kami ingin KNPI hadir sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus wadah yang mampu melahirkan gagasan, solusi, dan aksi nyata untuk menjawab berbagai persoalan kepemudaan. Dengan kebersamaan, kami optimistis KNPI Jombang dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya Alumnus Megister Unipdu Jombang itu.
Wakil Ketua DPD KNPI Jawa Timur H. M. Basori dalam kesempatan tersebut juga mengingatkan pengurus baru agar menjadikan KNPI sebagai wadah lahirnya gagasan, inovasi, dan kepemimpinan pemuda yang berdampak.
“KNPI harus menjadi organisasi yang mampu menghimpun seluruh potensi pemuda. Jangan habiskan energi untuk perbedaan, tetapi fokuslah pada karya dan kontribusi nyata yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Basori berharap DPD KNPI Jombang mampu menyusun program kerja yang sesuai dengan kebutuhan generasi muda, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi, kewirausahaan, hingga penguatan literasi digital dan kepemimpinan.
Ia menilai pemuda saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks sehingga membutuhkan organisasi yang adaptif dan mampu menjadi bagian dari solusi pembangunan.
“Pemuda harus menjadi bagian dari solusi. Tunjukkan bahwa KNPI mampu melahirkan program-program yang bermanfaat, membangun optimisme, dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah,” katanya.
Dengan kepengurusan baru tersebut, KNPI Jombang diharapkan mampu memperkuat sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Jombang dan berbagai elemen masyarakat untuk menciptakan organisasi kepemudaan yang profesional, inklusif, serta berdaya saing. [suf]






