Ringkasan Berita:
- Pemilihan Cung dan Ndhuk Kabupaten Tuban 2026 berlangsung meriah di Taman Hutan Kota Abipraya dengan konsep panggung outdoor yang menampilkan ikon pesawat Nomad N22/24.
- Sebanyak 20 finalis mengikuti malam puncak pemilihan Duta Wisata Tuban 2026 setelah melewati tahapan seleksi dari puluhan peserta pendaftar.
- Cung Fitim dan Ndhuk Alexsa berhasil terpilih sebagai pemenang Cung dan Ndhuk Tuban 2026 untuk menjadi representasi promosi wisata daerah.
Tuban (beritajatim.com) – Pemilihan Duta Wisata Kabupaten Tuban atau yang dikenal dengan ajang Cung dan Ndhuk Tuban 2026 berlangsung meriah di Taman Hutan Kota Abipraya, Sabtu (25/7/2026) malam.
Menghadirkan konsep panggung outdoor dengan latar ikon pesawat Nomad N22/24, kegiatan ini menjadi ajang apresiasi sekaligus regenerasi generasi muda dalam mempromosikan potensi wisata daerah.
Sebanyak 20 finalis Cung dan Ndhuk tampil dalam malam puncak pemilihan yang dikemas berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya digelar di Pendopo Kabupaten Tuban, tahun ini penyelenggaraan dilakukan di ruang terbuka dengan suasana yang lebih modern dan dekat dengan masyarakat.
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menyampaikan bahwa pemilihan Cung dan Ndhuk merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Tuban yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali sebagai bentuk regenerasi Duta Wisata.
Menurutnya, keberadaan Cung dan Ndhuk memiliki peran penting dalam mengenalkan berbagai destinasi serta potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Tuban kepada masyarakat luas.
“Hari ini suasananya jauh lebih baik lagi karena semua pihak berkolaborasi dengan baik, salah satunya yang hari ini dikemas sangat luar biasa oleh Paguyuban Cung Ndhuk dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Mas Lindra, sapaan akrab Bupati Tuban. Minggu (26/7/2026) dini hari.
Bupati Tuban berharap Paguyuban Cung Ndhuk dapat terus berkolaborasi dengan program pemerintah daerah, khususnya dalam bidang pariwisata. Para duta wisata tersebut diharapkan mampu menjadi figur muda yang komunikatif untuk memperkenalkan Tuban hingga tingkat provinsi maupun nasional.
“Termasuk meningkatkan PAD itu berkaitan dengan pariwisata dan hal mendasar paling butuh adalah pengenalan, sehingga figur-figur anak muda ini diharapkan dapat mengenalkan lebih luas dengan cara mereka, sekali lagi saya ucapkan selamat untuk pemenang Cung dan Ndhuk tahun 2026,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) Tuban, Mohammad Emawan Putra menjelaskan bahwa proses pemilihan Cung dan Ndhuk 2026 telah dimulai sejak pembukaan pendaftaran pada April hingga Juni.
Dari proses awal tersebut, sebanyak 26 peserta Cung dan 30 peserta Ndhuk lolos administrasi dan mengikuti tahapan seleksi. Setelah melalui proses penilaian, panitia menetapkan 20 finalis terbaik yang berhak tampil pada malam puncak. “Setelah mengikuti proses seleksi kita ambil 20 finalis Cung dan Ndhuk,” tutur Emawan.
Emawan menambahkan bahwa tugas utama Cung dan Ndhuk bukan hanya mempromosikan wisata alam, tetapi seluruh sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Tuban. Menurutnya, pariwisata memiliki cakupan luas yang meliputi budaya, kuliner, religi, hingga berbagai kegiatan yang mampu mendatangkan wisatawan.
“Karena pariwisata itu artiannya sangat luas, bisa wisata budaya, wisata kuliner, religi, alam, wisata seminar, wisata rapat itu bisa, karena wisata itu bisa mendatangkan banyak orang brati itu wisata, bahkan ajang olahraga pun bisa menjadi wisata, sehingga ketika ada event apapun mereka juga wajib memperkenalkan,” tutup Emawan.
Dalam ajang tersebut, dari 20 finalis kemudian dipilih 10 terbaik yang terdiri dari Ndhuk Alexsa, Ndhuk Zahra, Ndhuk Aurel, Ndhuk Tsany, Ndhuk Bunga, serta Cung Fitim, Cung Dante, Cung Rizki, Cung Zuki, dan Cung Sulton.
Setelah melalui seluruh rangkaian penilaian, Cung Fitim dan Ndhuk Alexsa akhirnya dinobatkan sebagai pemenang Cung dan Ndhuk Kabupaten Tuban tahun 2026. Keduanya akan menjalankan peran sebagai duta wisata untuk memperkenalkan berbagai potensi pariwisata Tuban kepada masyarakat yang lebih luas. [dya/suf]






