Gresik (beritajatim.com)- Suasana berbeda tampak di Kebun Percobaan (Buncop) Petrokimia Gresik di Jalan Notoprayitno nomor 19. Ribuan warga antusias memanen sendiri aneka sayur-mayur segar hingga memetik buah-buahan langsung dari pohonnya. Kegiatan yang mengusung konsep edukasi pertanian ini menjadi pengalaman langka sekaligus menyenangkan bagi masyarakat.
Sejak pagi, kebun yang biasanya menjadi lokasi penelitian dan pengembangan pertanian itu dipenuhi keluarga, pelajar, hingga komunitas. Mereka tampak bersemangat membawa keranjang untuk memetik tomat, cabai, terong, kangkung, sawi, hingga berbagai jenis buah yang telah siap panen.
Gelak tawa dan wajah bahagia terlihat di setiap sudut kebun. Anak-anak menjadi yang paling antusias karena bisa belajar mengenal tanaman secara langsung, mulai dari cara menanam, merawat, hingga memanen hasil pertanian yang berkualitas.
Bagi banyak warga, pengalaman memetik hasil panen langsung dari kebun merupakan momen yang jarang didapatkan. Selain membawa pulang sayuran dan buah-buahan segar, mereka juga memperoleh wawasan tentang pentingnya menjaga ketahanan pangan serta mengenal teknologi pertanian modern.
Salah satu warga Fitria (23) asal Kelurahan Bedilan, Kecamatan Gresik, Gresik menuturkan, pengalaman memetik buah melon di lahan pertanian sensasinya luar biasa.
“Yang pasti kalau memetik buah-buahan di tempat yang ditanam rasanya pasti segar dibanding buah biasanya yang setiap hari dibeli,” tuturnya, Minggu (26/7/2026).
Hal senada juga dikatakan Tasya (19) remaja asal Kelurahan Ngipik, Kecamatan Gresik. Baginya memetik buah melon secara langsung sangat senang dan tidak ada di Gresik kecuali di Buncop Petrokimia. “Yang pasti senang banget ini, saya sengaja datang lebih pagi supaya tidak kehabisan,” ujarnya.
Kegiatan panen bersama dengan masyarakat menjadi salah satu bentuk kedekatan Petrokimia Gresik. Melalui kebun percobaan, perusahaan tidak hanya mengembangkan inovasi pertanian, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai budidaya tanaman yang baik, penggunaan pupuk secara tepat, hingga pentingnya menjaga kesuburan tanah.
Tak sedikit juga warga yang datang mengabadikan momen tersebut melalui foto dan video untuk diunggah ke media sosial. Hamparan tanaman hijau yang tertata rapi dipadukan dengan aktivitas panen bersama menjadi daya tarik tersendiri dan menghadirkan nuansa wisata edukasi yang menyenangkan.
Melalui kegiatan Petrokimia Agrifood Expo (PAE) 2026. Petrokimia Gresik berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang tertarik mengenal dunia pertanian. Sebab, sektor pertanian tidak hanya menjadi penopang ketahanan pangan nasional, tetapi juga menyimpan potensi besar untuk masa depan.
Ketua Panitia PAE 2026 Tri Utami mengatakan, panen bersama ini pihaknya menanam 2.000 buah melon segar berbagi jenis.
“Selain buah melon yang menjadi favorit masyarakat, kami juga menanam berbagai sayuran segar yang tinggal dipetik,” katanya.
Keseruan memanen dan memetik buah serta sayur-mayur langsung dari kebun ini membuktikan bahwa belajar tentang pertanian tidak harus membosankan. Justru, ketika masyarakat dapat terlibat secara langsung, pengalaman tersebut menjadi lebih berkesan, edukatif, sekaligus menginspirasi untuk semakin mencintai hasil bumi Indonesia. [dny/suf]






