Jember (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadi partai pertama yang berkomitmen mengerahkan empat unit ambulans untuk membantu program homecare yang diluncurkan Bupati Muhammad Fawait.
Kesiapan dan komitmen untuk membantu program homecare ini dilontarkan langsung Ketua DPC PDIP Jember dan Wakil Ketua DPRD Jember Widarto, Minggu (26/7/2026). “”Kami mengapresiasi program homecare Pemkab Jember, karena masyarakat bawah bisa mengakses layanan kesehatan tanpa kesulitan,” katanya.
“Memang seharusnya ini yang dilakukan pemerintah daerah, mengutamakan wong cilik, mengutamakan yang lemah. Kami mendorong ke depan ini semakin diperbaiki,.” kata Widarto.
Selama ini PDIP Jember sudah sering menurunkan empat ambulans untuk berbagai kegiatan sosial kesehatan. Dua ambulans diparkir di kantor DPC PDI Perjuangan, dan dua unit ambulans lagi masing-masing diparkir di kantor Pengurus Anak Cabang Sumberbaru dan Pengurus Anak Cabang Tempurejo.
“Kami tahu betul kesulitan yang dihadapi masyarakat bawah yang ingin mengakses layanan kesehatan bukan pada layanannya, karena memang dengan UHC (Universal Health Coverage) layanan kesehatan sudah gratis,” kata Widarto.
Menurut Widarto, warga justru terkendala transportasi untuk menuju tempat layanan kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit. “PDI Perjuangan sudah melayani warga dengan empat ambulans lengkap dengan krunya selama bertahun-tahun, dan itu kami gratiskan,” katanya.
Widarto menyebut program homecare yang diluncurkan Bupati Fawait, Jumat (24/7/2026), menjawab persoalan masyarakat bawah yang takut datang ke rumah sakit karena faktor biaya. “Menunggu pasien di rumah sakit juga butuh biaya makan dan lain-lain,” katanya.
Tak hanya berkomitmen menurunkan ambulans, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember juga siap mendukung tambahan anggaran untuk program homecare. “Bukan pada infrastrukturnya, tapi untuk kepentingan masyarakatnya. PDI Perjuangan mendukung itu,” kata Widarto. [wir/suf]






