Pacitan (Beritajatim.com) – Musim kemarau yang mulai melanda Kabupaten Pacitan tak hanya meningkatkan ancaman kekeringan, tetapi juga memicu potensi kebakaran.
Salah satunya terjadi di sebuah pabrik pengolahan kayu di Dusun Klepu, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung, Rabu (15/7) pagi.
Kebakaran melalap tumpukan limbah kayu yang berada di area pabrik. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan pada bangunan dan peralatan produksi.
Kepala Desa Sidomulyo, Mahkrus Ali, mengatakan peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 07.00 WIB. Seorang warga bernama Sudirman mendengar suara gemuruh dari arah tebing yang berada di dekat lokasi pabrik. Saat dicek, kobaran api telah membesar dan menjalar ke tumpukan limbah kayu.
“Sudirman kemudian menghubungi pemilik pabrik, Tri Sunyo. Karena api semakin membesar, selanjutnya menghubungi petugas pemadam kebakaran dan Polsek Kebonagung,” kata Mahkrus saat dikonfirmasi Rabu, (15/7/2026).
Menerima laporan tersebut, personel Damkar Satpol PP Pacitan langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Namun proses pemadaman terkendala banyaknya tumpukan limbah kayu yang mudah terbakar sehingga api sulit dikendalikan.
Untuk mempercepat penanganan, dua unit mobil pemadam kebakaran, dua unit water supply termasuk bantuan dari Kodim 0801/Pacitan, turut diterjunkan ke lokasi.
Hingga berita ini ditulis, petugas masih berjibaku memadamkan sisa kobaran api agar tidak merembet ke area lain.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Sementara itu, tidak ada peralatan maupun bangunan pabrik yang dilaporkan mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut.
“Untuk kerugian material masih belum bisa dihitung,” pungkas Mahkrus. (tri/ted)






