Madiun (beritajatim.com) – Ratusan warga memadati kegiatan bakti sosial kesehatan yang digelar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Pengurus Wilayah Jawa Timur bersama PDGI Cabang Madiun. Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun itu ditutup pada Minggu (28/6) dengan berbagai layanan kesehatan gratis.
Sejak dimulai pada 18 Juni dan berlanjut pada 25-28 Juni 2026, masyarakat memanfaatkan beragam layanan, mulai pemeriksaan gigi dan mulut, pemeriksaan kesehatan umum, perawatan gigi sederhana, operasi impaksi gigi, operasi bibir sumbing, pemasangan prostesa mata hingga gigi palsu.
Ketua PDGI Pengwil Jawa Timur, Farid Amiruddin, mengatakan jumlah masyarakat yang datang mengikuti bakti sosial melampaui perkiraan panitia.
“Antusiasme masyarakat cukup tinggi. Hampir di setiap kegiatan jumlah peserta melebihi target yang kami siapkan. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin baik,” ujar Farid.
Farid menyebut kegiatan tersebut berlangsung selama lima hari, yakni pada 18 Juni dan 25 hingga 28 Juni, dengan melibatkan dokter gigi dan tenaga kesehatan dari berbagai daerah.
Sementara itu, Ketua PDGI Cabang Madiun, M. Danang Subeqi, mengatakan seluruh layanan diberikan secara gratis sebagai bentuk pengabdian profesi kepada masyarakat sekaligus bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Madiun.
“Semua pelayanan kami berikan tanpa dipungut biaya. Harapannya masyarakat yang membutuhkan bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk memeriksakan kesehatannya,” katanya.
Bupati Madiun Hari Wuryanto yang hadir meninjau pelaksanaan bakti sosial mengapresiasi keterlibatan PDGI dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya membantu warga memperoleh akses layanan kesehatan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.
“Program seperti ini sangat baik karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Semoga edukasi yang diberikan juga bisa membangun kebiasaan masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan gigi,” ujar Hari.
Ia mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia di puskesmas, termasuk pemeriksaan gigi secara berkala setiap enam bulan sekali.
“Fasilitas kesehatan di puskesmas sudah dilengkapi dokter gigi. Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan layanan tersebut agar kesehatan gigi dan mulut tetap terjaga,” pungkasnya. (rbr/aje)






