Ringkasan Berita:
- Tim Resmob Polres Gresik menangkap sepasang terduga pelaku curanmor di Surabaya.
- Keduanya diduga mencuri motor di Benjeng dan Kebomas, Kabupaten Gresik.
- Polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk kunci Y dan sepeda motor.
- Penyidik masih mengembangkan kasus untuk mengungkap kemungkinan jaringan pelaku lainnya.
Gresik (beritajatim.com) – Aksi pelarian sepasang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) akhirnya terhenti setelah Tim Resmob Polres Gresik melakukan penggerebekan di sebuah rumah kos di Jalan Raya Benowo, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya, Rabu (24/6/2026) dini hari.
Kedua terduga pelaku yang diamankan masing-masing Kurniawan, warga Kecamatan Pakal, Kota Surabaya, dan Lukik Eka Setiawati, warga Desa Karangduren, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember.
Penangkapan bermula dari informasi intelijen yang diterima petugas pada Selasa (23/6/2026) malam. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Resmob Polres Gresik langsung melakukan penyelidikan dan penyisiran di lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian para pelaku.
Tidak membutuhkan waktu lama, petugas berhasil menemukan dan mengamankan keduanya di tempat kos yang mereka tempati.
Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, mengatakan dari hasil pemeriksaan awal, kedua terduga pelaku mengakui keterlibatan mereka dalam aksi pencurian sepeda motor di dua lokasi berbeda di Kabupaten Gresik.
“Lokasi yang dimaksud di area Alfamart Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, serta di kawasan Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik,” ujarnya.
Selain menangkap kedua terduga pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk melancarkan aksi kejahatan.
Barang bukti tersebut meliputi dua helm, satu jaket, satu buah magnet, dua kunci Y, serta satu unit sepeda motor Yamaha Vega.
Seluruh barang bukti bersama kedua terduga pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Gresik guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
AKP Arya Widjaya menjelaskan penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam kasus tersebut.
“Kami masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam aksi curanmor tersebut, mengingat pola kejahatan yang dilakukan di lebih dari satu lokasi,” ungkapnya.
Keberhasilan pengungkapan kasus ini disambut lega oleh salah satu korban, Yoga Pudji Kusuma, warga Benjeng. Sepeda motor miliknya sebelumnya hilang saat diparkir di halaman minimarket dan kini berhasil ditemukan oleh polisi.
“Saya banyak mengucapkan terima kasih terhadap Polres Gresik yang berhasil menangkap pelaku curanmor,” ujar Yoga. [dny/beq]






