Ringkasan Berita:
- Seorang jemaah haji asal Pamekasan, Muhammad Muntaha atau Naji Awi, meninggal dunia di Tanah Suci.
- Almarhum merupakan jemaah Kloter 76 yang berangkat melalui KBIHU Assyarifain.
- Kementerian Haji dan Umrah Pamekasan menyebut almarhum diduga meninggal akibat sakit selama berada di Makkah.
- Jemaah haji asal Pamekasan dijadwalkan pulang ke Indonesia pada 20–21 Juni 2026.
Pamekasan (beritajatim.com) – Kabar duka datang dari rombongan jemaah haji asal Kabupaten Pamekasan. Seorang jemaah bernama Muhammad Muntaha atau yang akrab disapa Naji Awi, warga Dusun Bu’tana, Desa Banyupelle, Kecamatan Palengaan, meninggal dunia di Tanah Suci Makkah usai menunaikan rangkaian ibadah haji, Selasa (9/6/2026).
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pamekasan, Abdul Halim, membenarkan kabar wafatnya jemaah tersebut. Menurutnya, almarhum tergabung dalam Kloter 76 dan berangkat ke Tanah Suci melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Assyarifain.
“Informasi satu jemaah haji Pamekasan meninggal dunia atas nama Muhammad Muntaha atau Naji Awi, almarhum merupakan jemaah yang tergabung dalam Kloter 76 yang berangkat melalui KBIHU Assyarifain,” kata Abdul Halim.
Berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, Muhammad Muntaha meninggal dunia setelah mengalami sakit selama berada di Tanah Suci.
“Informasi yang kami dapat, almarhum meninggal dunia karena sakit yang dideritanya selama berada di tanah suci,” ungkapnya.
Atas nama pemerintah dan penyelenggara ibadah haji, Abdul Halim menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia berharap almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya, dilapangkan kuburnya, serta ditempatkan bersama orang-orang yang saleh. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini,” imbuhnya.
Abdul Halim mengatakan, kabar wafatnya Muhammad Muntaha juga menjadi duka bagi rombongan jemaah haji asal Pamekasan yang masih menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Karena itu, ia mengimbau seluruh jemaah agar tetap menjaga kondisi kesehatan hingga seluruh proses ibadah selesai dan kembali ke Indonesia dengan selamat.
“Tetap jaga kesehatan dengan istirahat yang cukup, dan tidak sembarangan mengonsumsi makanan,” pungkasnya.
Sebagai informasi, jumlah jemaah haji asal Kabupaten Pamekasan pada musim haji 2026 mencapai 1.384 orang. Mereka terbagi dalam empat kelompok terbang, yakni 309 jemaah di Kloter 73, 325 jemaah di Kloter 74, 376 jemaah di Kloter 75, dan 374 jemaah di Kloter 76.
Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, para jemaah haji asal Pamekasan dijadwalkan kembali ke Indonesia secara bertahap pada 20 dan 21 Juni 2026. [pin/beq]






