Surabaya (beritajatim.com) — Momen Iduladha identik dengan aneka olahan daging sapi maupun kambing. Namun, banyak orang masih menghadapi masalah yang sama saat memasak daging kurban, mulai dari tekstur yang alot hingga aroma prengus yang mengganggu selera makan. Padahal, jika diolah dengan teknik yang tepat, daging kurban bisa menjadi hidangan lezat, empuk, dan tidak amis.
Kesalahan kecil saat mengolah daging sering kali membuat hasil masakan kurang maksimal. Misalnya mencuci daging secara langsung setelah diterima atau memasaknya dengan api terlalu besar.
Karena itu, penting memahami cara memasak daging yang benar agar cita rasa masakan lebih nikmat.
Berikut beberapa tips memasak daging kurban agar empuk dan bebas bau prengus yang bisa dicoba di rumah.
1. Pilih Bagian Daging yang Tepat
Setiap bagian daging memiliki tekstur berbeda. Untuk hasil yang lebih empuk, pilih bagian has dalam atau tenderloin karena seratnya lebih halus dibanding paha atau sengkel.
Bagian paha dan sengkel sebenarnya tetap bisa diolah menjadi masakan lezat, tetapi membutuhkan waktu memasak lebih lama agar teksturnya lunak. Jenis potongan daging yang digunakan juga perlu disesuaikan dengan menu masakan yang akan dibuat.
2. Jangan Langsung Mencuci Daging
Banyak orang langsung mencuci daging setelah diterima, padahal cara ini justru bisa membuat aroma amis semakin kuat dan tekstur daging menjadi lebih keras.
Sebaiknya diamkan terlebih dahulu daging di suhu ruang sekitar 30 hingga 60 menit. Setelah itu, daging bisa dibersihkan seperlunya. Jika ingin menyimpan di kulkas atau freezer, lebih baik simpan dalam kondisi belum dicuci agar kualitasnya tetap terjaga.
3. Gunakan Jeruk Nipis atau Cuka
Salah satu cara paling sederhana untuk mengurangi bau prengus pada daging kambing maupun sapi adalah menggunakan jeruk nipis atau cuka. Baluri permukaan daging dengan air perasan jeruk nipis atau sedikit cuka, lalu diamkan selama 15 hingga 30 menit.
Kandungan asam alami membantu mengurangi aroma khas pada daging sekaligus membuat rasanya lebih segar saat dimasak. Namun, jangan terlalu lama merendam daging karena bisa memengaruhi teksturnya.
4. Rebus Bersama Rempah-rempah
Menggunakan rempah saat merebus daging dapat membantu menyamarkan bau prengus sekaligus memperkaya aroma masakan. Beberapa rempah yang umum digunakan antara lain, Daun salam, Serai, Lengkuasz dan Jahe.
Rebus daging sebentar bersama rempah-rempah tersebut sebelum diolah menjadi masakan utama. Cara ini juga membantu membuat serat daging lebih lunak.
5. Masak dengan Api Sedang atau Kecil
Memasak daging membutuhkan kesabaran. Menggunakan api terlalu besar justru membuat bagian luar cepat matang sementara bagian dalam masih keras.
Gunakan api sedang atau kecil agar proses pemasakan berlangsung perlahan dan bumbu meresap sempurna ke dalam daging. Teknik ini membuat tekstur daging lebih empuk dan rasa masakan semakin lezat.
6. Gunakan Nanas sebagai Pelunak Alami
Nanas dikenal sebagai bahan alami untuk membantu melunakkan daging karena mengandung enzim bromelain.
Caranya cukup mudah, yaitu dengan memarut nanas lalu membalurkannya ke permukaan daging selama 10 hingga 15 menit. Setelah itu bilas seperlunya sebelum dimasak.
Namun, penggunaan nanas tidak boleh terlalu lama karena dapat membuat tekstur daging menjadi terlalu lembek bahkan hancur.
Hindari Kesalahan Saat Mengolah Daging Kurban
Selain menerapkan tips di atas, ada beberapa hal yang perlu dihindari, seperti:
-Memotong daging terlalu besar
-Memasak daging langsung dari freezer
-Menggunakan terlalu banyak air saat merebus
-Terlalu sering membuka tutup panci saat memasak
-Dengan teknik yang tepat, daging kurban bisa diolah menjadi berbagai hidangan lezat seperti rendang, sate, gulai, tongseng, hingga sop daging tanpa khawatir alot atau bau prengus.
Mengolah daging sebenarnya tidak sulit selama memahami cara penanganannya sejak awal. Selain menghasilkan rasa yang lebih nikmat, tekstur daging yang empuk juga membuat seluruh anggota keluarga lebih nyaman menikmatinya saat momen Iduladha. [fyi/beq]






