Ringkasan Berita
- Hotel Tugu Malang dan Blitar menghadirkan pengalaman budaya panen kopi Kawisari.
- Program berlangsung mulai Mei hingga Agustus 2026 di lereng Gunung Kelud.
- Tamu diajak mengikuti ritual tradisional Mantenan Kopi yang diwariskan sejak 1870.
- Paket wisata mencakup panen kopi, cupping session, hingga pengalaman budaya Jawa.
Malang (beritajatim.com) – Musim panen kopi kembali menjadi momen istimewa yang dirayakan Hotel Tugu Malang dan Hotel Tugu Blitar melalui program budaya bertajuk The Mantenan Coffee Ceremony at Kawisari Plantation.
Program tersebut berlangsung mulai Mei hingga Agustus 2026 dan mengajak para tamu menikmati pengalaman budaya di Perkebunan Kopi Kawisari, salah satu perkebunan kopi tertua di Jawa Timur yang berada di lereng Gunung Kelud.
Di tengah suasana pegunungan yang sejuk dan hamparan hijau perkebunan, para tamu diajak mengenal kopi bukan hanya sebagai hasil bumi, tetapi juga bagian dari sejarah panjang budaya Jawa yang masih terjaga hingga saat ini.
Sebagai salah satu signature cultural journey dari Hotel Tugu Malang, pengalaman tersebut menghadirkan beragam aktivitas khas kehidupan perkebunan kopi.
Mulai dari memetik kopi langsung dari pohonnya, menikmati cupping experience, hingga menyaksikan tradisi dan ritual budaya yang telah diwariskan turun-temurun selama ratusan tahun.
Kehangatan masyarakat desa, suasana alam yang tenang, dan aroma kopi segar menjadi bagian dari pengalaman yang dikemas secara autentik dan intim bagi para tamu.
“Kami ingin mengajak para tamu merasakan kopi dengan cara yang lebih personal dan penuh cerita,” ujar Media Relations Hotel Tugu Malang, Budi Sesario.
“Bagi kami, kopi bukan hanya tentang rasa, tetapi juga tentang tradisi, perjalanan hidup masyarakat perkebunan, dan budaya Jawa yang tetap hidup hingga hari ini. Setiap musim panen selalu memiliki suasana yang berbeda dan selalu menghadirkan pengalaman yang hangat serta berkesan,” lanjutnya.
Salah satu agenda utama dalam rangkaian acara tersebut adalah Upacara Mantenan Kopi “Sri Gondel & Joko Gondel”, ritual tradisional yang telah diwariskan sejak tahun 1870 sebagai bentuk rasa syukur atas datangnya musim panen kopi.
Dalam prosesi budaya tersebut, simbol buah kopi terbaik dari Perkebunan Kawisari dan Sengon diarak layaknya pengantin dalam iringan tarian tradisional, hasil bumi, dan nuansa perayaan khas masyarakat desa perkebunan.
Tradisi itu menjadi simbol kesuburan, keharmonisan, dan harapan akan panen melimpah bagi masyarakat sekitar.
Puncak perayaan dijadwalkan berlangsung pada 30 Mei 2026 melalui acara Tugu Kawisari Coffee Harvest Ceremony.
Acara tersebut menghadirkan ritual panen kopi, selamatan, hingga perjalanan rasa khas kopi Kawisari dalam suasana pegunungan yang tenang dan sarat nuansa spiritual.
Pengalaman budaya tersebut ditawarkan dengan harga mulai IDR388.000 nett per orang atau IDR688.000 nett untuk dua orang.
Paket tersebut sudah termasuk ritual panen, selamatan, serta 250 gram kopi pilihan Kawisari.
Bagi tamu yang ingin menikmati pengalaman lebih lengkap, tersedia pula paket menginap mulai IDR1.588.000 nett per kamar per malam di Hotel Tugu Malang dan IDR1.288.000 nett per kamar per malam di Hotel Tugu Blitar.
Paket menginap tersebut mencakup sarapan, afternoon tea, The Romance of Tugu Art & Culture Tour, pengalaman memanen kopi, makan siang, hingga cupping session di WIT Kopi Kawisari. [beq]






