Madiun (beritajatim.com) — Ribuan loyalis Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dari 18 ranting di Kota dan Kabupaten Madiun menggelar apel siaga di halaman Padepokan Agung PSHT, Jalan Merak Nomor 10, Kelurahan Nambangan Kidul, Kota Madiun, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan menyambut bulan Suro, yang menjadi momen penting bagi PSHT Pusat Madiun dalam menjalankan tradisi tahunan 1 Muharram.
Ketua Loyalis PSHT Madiun Raya, Tono Suharyanto, mengatakan apel siaga juga dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi dan menjaga kondusivitas di internal organisasi, terutama di tengah berkembangnya sejumlah isu.
Ia menyebut, terkait dinamika yang ada, termasuk keputusan Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) dan persoalan badan hukum PSHT, pihaknya mengajak seluruh anggota untuk tetap tenang dan mengikuti proses yang berlaku.
“Permasalahan badan hukum saat ini masih dalam proses hukum. Kami mengimbau seluruh anggota untuk tetap menjaga kebersamaan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas,” ujarnya.
Tono juga menegaskan bahwa Padepokan Agung PSHT di Jalan Merak berada di bawah kepengurusan PSHT Pusat Madiun, sehingga penggunaannya diatur sesuai ketentuan organisasi.
Selain itu, pihaknya menyatakan mendukung langkah aparat kepolisian dalam menangani dugaan kasus yang terjadi di Kecamatan Saradan. Ia berharap proses penanganan berjalan sesuai aturan yang berlaku. “Kami percaya proses hukum akan berjalan sebagaimana mestinya,” pungkasnya. (rbr/kun)






