Surabaya (beritajatim.com) – Eksekusi penalti Yuran Fernandes membawa PSM Makassar unggul 1-0 atas Persik Kediri dalam babak pertama pertandingan pekan ke-29 Super League 2025/2026. Laga ini berlangsung di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Kamis (23/4/2026) sore.
Sejak peluit awal dibunyikan, PSM langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan demi tekanan dilancarkan, meski lini pertahanan Persik masih mampu meredam peluang awal, termasuk umpan terobosan Gledson Paixao kepada Alex Tank yang berhasil dipatahkan.
Persik Kediri sempat merespons cepat melalui skema serangan sayap. Umpan silang yang diarahkan kepada Jose Enrique di dalam kotak penalti berhasil dimentahkan Yuran Fernandes yang tampil disiplin di lini belakang.
Dominasi PSM kembali terlihat pada menit kelima melalui percobaan Daisuke Sakai dari luar kotak penalti. Namun, tembakan pemain asal Jepang itu belum cukup membahayakan karena mudah diamankan kiper Persik, Leonardo Navacchio.
Situasi bola mati menjadi andalan PSM untuk menekan. Beberapa kali peluang tercipta melalui sepak pojok dan tendangan bebas, namun belum membuahkan hasil. Sundulan Alex Tank dan upaya lainnya masih belum tepat sasaran.
Di sisi lain, Persik juga mendapatkan peluang melalui bola mati. Tendangan bebas Adrian Luna yang disambut Imanol Garcia masih melambung di atas mistar gawang PSM yang dijaga Hilman Syah.
Memasuki pertengahan babak pertama, intensitas serangan meningkat. PSM terus menggempur lewat sisi sayap, namun rapatnya pertahanan Persik membuat peluang sulit dikonversi menjadi gol.
Momentum krusial terjadi ketika Sheriddin Boboev dilanggar di dekat kotak penalti oleh Muhamad Firly. Awalnya, wasit hanya memberikan tendangan bebas. Namun, setelah melakukan peninjauan melalui video assistant referee (VAR), keputusan diubah menjadi penalti.
Yuran Fernandes yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang. Sepakan diarahkan ke sisi kanan gawang, sementara Leonardo Navacchio bergerak ke arah berlawanan. PSM unggul 1-0. Keunggulan PSM bertahan hingga jeda pertandingan. [faw/suf]






