Probolinggo (beritajatim.com) – Seorang sopir truk trailer, Cecep (45), warga Jember, diamankan oleh pihak kepolisian setelah terlibat dalam kecelakaan beruntun yang mengakibatkan empat orang meninggal dunia di Jalan Raya Probolinggo-Lumajang, Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu malam (18/4/2026).
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 23.30 WIB ini diduga dipicu oleh rem blong pada truk yang dikendarai Cecep.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama, menjelaskan bahwa insiden tersebut melibatkan lima kendaraan, termasuk dua truk trailer, dua kendaraan pikap, dan satu mobil sedan. Akibatnya, empat orang dilaporkan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka.
“Benar, insiden ini bermula ketika sebuah truk kontainer bernopol B 9625 UEJ yang dikemudikan oleh Cecep, warga Jember, mengalami rem blong,” ujar Aditya saat dikonfirmasi di lokasi kejadian, Minggu dini hari, 19 April 2026.
Menurut Aditya, benturan beruntun yang terjadi tak terhindarkan, menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah kendaraan. Proses evakuasi korban berlangsung dramatis karena beberapa dari mereka terjepit dalam bodi kendaraan yang ringsek.
Setelah evakuasi selesai, korban meninggal dunia dan korban luka dibawa ke RSUD dr. Moh Saleh, Kota Probolinggo. Pihak kepolisian kini telah mengamankan sopir truk trailer untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. [rap/suf]






