Surabaya (beritajatim.com) – Pemain asing Persebaya Surabaya, Bruno Paraiba, akhirnya merasakan atmosfer debutnya di hadapan ribuan Bonek dan Bonita di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.
Bagi Paraiba, laga tersebut menyimpan kesan mendalam. Ia untuk pertama kalinya merasakan langsung atmosfer megah Stadion Gelora Bung Tomo yang dipenuhi dukungan suporter setia Persebaya, Bonek dan Bonita.
“Debut di Stadion Gelora Bung Tomo menjadi momen yang sangat spesial bagi saya. Atmosfernya luar biasa,” ujar Paraiba, Selasa (7/4/2026).
Meski belum berhasil mencetak gol, pemain berusia 31 tahun itu sempat menampilkan sejumlah aksi yang membuat tribun stadion bergemuruh. Ia mengaku masih ingin memberikan kontribusi lebih besar bagi tim. “Saya sangat bersyukur bisa merasakan momen ini. Tetapi saya juga sadar masih bisa memberikan lebih banyak lagi untuk tim,” katanya.
Sejak didatangkan pada bursa transfer paruh musim, Paraiba sempat mencatatkan kontribusi dengan mencetak satu gol. Namun setelah itu, ia lebih sering berkutat dengan cedera yang membatasi kesempatan bermainnya.
Kini, setelah kembali mendapatkan menit bermain, eks pemain Cheonan City itu mengaku semakin termotivasi, terlebih setelah merasakan langsung dukungan besar dari Bonek dan Bonita di stadion.
“Dukungan Bonek dan Bonita benar-benar luar biasa. Energi yang mereka berikan sangat besar bagi kami. Karena itu, kami juga harus membalasnya dengan energi yang sama di atas lapangan,” jelasnya.
Usai membantu Persebaya meraih kemenangan atas Persita Tangerang, Paraiba kini mengalihkan fokus ke laga berikutnya. Ia menatap penuh optimisme duel klasik menghadapi Persija Jakarta pada Sabtu (11/4) mendatang.
“Persija Jakarta adalah lawan yang tangguh. Kami menghormati mereka, tetapi kami datang untuk bertarung dan berusaha membawa pulang tiga poin,” pungkasnya. (way/kun)






