Surabaya (beritajatim.com)- Suasana Lebaran memang selalu membawa kebahagiaan. Selain berkumpul bersama keluarga, momen ini juga identik dengan angpao atau THR yang jumlahnya sering kali cukup besar.
Tak heran, banyak orang merasa punya “uang kaget” yang siap dipakai untuk apa saja. Jika tidak dikelola dengan baik, uang tersebut bisa lenyap dalam hitungan detik.
Fenomena ini cukup sering terjadi. Baru beberapa hari setelah Lebaran, saldo sudah menipis karena digunakan untuk belanja, jajan, atau sekadar mengikuti keinginan sesaat.
Padahal, jika diatur dengan bijak, THR bisa anda manfaatkan untuk membuat keuangan menjadi lebih stabil.
Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah membagi uang THR sesuai kebutuhan. Tidak perlu rumit, cukup pisahkan menjadi beberapa bagian sederhana, seperti untuk ditabung, kebutuhan sehari-hari, dan hiburan.
Agar lebih mudah mengaturnya, anda bisa memakai metode 50-30-20. Gunakan 50% untuk kebutuhan penting, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan atau investasi.
Pembagian tersebut dapat membantu anda lebih terarah dalam menggunakan uang.
Gunakan uang THR untuk hal yang benar-benar dibutuhkan. Misalnya membeli barang yang sudah lama direncanakan atau mengganti yang sudah tidak layak pakai. Dengan begitu, uang tidak terbuang sia-sia untuk hal yang kurang penting.
Supaya tidak mudah tergoda belanja impulsif, coba terapkan aturan tunggu 24 jam. Saat ingin membeli sesuatu, beri waktu satu hari untuk berpikir.
Biasanya, setelah ditunda, anda akan lebih sadar apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan atau tidak.
Tidak ada salahnya juga menikmati sedikit hasil dari uang THR, seperti makan enak atau membeli sesuatu yang diinginkan. Namun, tetap batasi agar tidak berlebihan.
Karena kesenangan sesaat sering kali membuat anda lupa pada kebutuhan yang lebih penting.
Jika memungkinkan, anda juga bisa menggunakan sebagian uang THR untuk hal yang lebih produktif, seperti mulai usaha kecil-kecilan atau menambah skill.
Dengan begitu, uang THR tidak akan habis sia-sia, namun memberikan manfaat jangka panjang.
Selain itu, penting untuk memiliki tujuan keuangan yang jelas.
Misalnya, dengan menargetkan jumlah nominal tabungan tertentu. Saat ada tujuan, biasanya anda akan lebih termotivasi untuk mengelola uang dengan lebih bijak dan tidak mudah tergoda untuk menghabiskannya.
Dengan begitu, uang THR bukan hanya soal berapa banyak uang yang didapat, tetapi bagaimana cara anda mengelolanya.
Melalui perencanaan sederhana dan disiplin, uang THR bisa bertahan lebih lama dan memberi manfaat yang besar. [Wakhdah Alisa Berliana]






