Jombang (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas terjadi di KM 675+600 A, Jalan Tol Jombang – Mojokerto (Jomo), Selasa, 17 Maret 2026, pukul 14:18 WIB. Cuaca hujan saat kejadian membuat kondisi jalan licin dan memicu kecelakaan yang melibatkan sebuah minibus Toyota Fortuner dengan nomor polisi AG 1913 TU.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak kepolisian, kendaraan yang dikemudikan oleh Habib Nurfauzi (25), warga Desa Ngrance Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung, melaju dengan kecepatan 100 km/jam dari arah Tulungagung menuju Surabaya.
Setibanya di KM 675+500 A, kendaraan yang melaju di lajur dua (L2) tersebut mengalami selip, sehingga pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraan. Toyota Fortuner itu kemudian berputar dan menabrak guadril LOS. Posisi akhir kendaraan terguling melintang antara LOS dan L1, menghadap ke utara di KM 675+600 A.
Akibat kecelakaan tersebut, tiga orang penumpang yang berada di dalam kendaraan tersebut mengalami luka-luka. Habib Nurfauzi, pengemudi, mengaku mengalami nyeri pada paha kiri dalam, namun menolak untuk dirujuk ke rumah sakit.
Dua penumpang lainnya, Safik (30) dan Bambang (41), juga dinyatakan selamat meski mengalami kondisi yang lebih ringan. “Pemeriksaan medis dilakukan oleh Ambulans KP1A yang tiba di lokasi sekitar pukul 14:20 WIB,” ujar Yuni Rihal, Departemen head Operation, Maintenance dan IT, Astra Tol Jomo.
Kecelakaan ini menyebabkan kerusakan pada beberapa fasilitas tol. Berdasarkan laporan, kerusakan meliputi beam, blockpiece, tiang guadril, dan baut bulat welding yang rusak, serta aspal yang tergerus sepanjang 4 meter. Kerugian aset tol tersebut ditaksir cukup signifikan, meski tidak ada korban jiwa.
Terkait dengan kejadian ini, pihak kepolisian, melalui AKP Sudirman, Kanit PJR Jatim III Warugunung, menegaskan bahwa laporan kecelakaan telah diterima dan segera diteruskan ke pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut.
PJR 311 Polda Jatim 3 yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi kendaraan dan mengamankan lokasi kejadian. Proses evakuasi dengan derek G04 untuk menarik kendaraan yang terguling,” jelas Sudirman. [suf]






