Surabaya (beritajatim.com) – Butik Fashion Forth resmi menghadirkan pengalaman belanja barang mewah melalui konsep drive-thru pertama di Pakuwon Mall Surabaya pada Jumat (13/3/2026).
Inovasi yang digagas oleh pasangan suami istri, Dion Natanael dan Yuki Machiko, ini bertujuan mempermudah masyarakat Surabaya mendapatkan koleksi branded orisinal tanpa harus melakukan perjalanan ke luar negeri.
Berbeda dengan butik konvensional, Fashion Forth mengadaptasi sistem restoran cepat saji dalam operasionalnya. Pelanggan cukup datang ke lokasi, memantau ketersediaan produk melalui layar besar yang disediakan, kemudian masuk ke area butik untuk langsung mencoba barang yang diminati.
Strategi pemasaran butik ini juga menggunakan sistem kurasi harian yang disebut dengan menu of the day. Melalui konsep ini, koleksi merek ternama yang dipajang akan berganti setiap hari untuk menjaga eksklusivitas dan antusiasme para pembeli.
“Jadi ini menjadi konsep baru, drive thru dan ada juga menu of the day. Barang apa saja yang dijual. Setiap hari beda-beda menu (barangnya). Kalau hari ini ada Louis Vuitton besok Chanel, ganti terus,” ungkap Yuki, Jumat (13/3/2026).
Untuk menjaga kenyamanan dan eksklusivitas di dalam toko, manajemen menerapkan pembatasan waktu dan kapasitas pengunjung. Setiap pembeli diberikan durasi sekitar 15 menit untuk memilih dan menyelesaikan transaksi. Selain itu, jumlah orang yang berada di dalam area butik dibatasi hanya delapan hingga 10 orang dalam satu waktu.
Dion Natanael menjelaskan bahwa keputusan menerapkan sistem ini diambil untuk menyiasati keterbatasan ruang namun tetap memberikan layanan yang maksimal bagi para pecinta mode.
“Selain itu tempatnya yang terbatas membuat kami melakukan konsep seperti ini. Jadi di dalam (toko), pembelinya dibatasi delapan sampai 10 orang,” jelasnya Dion Natanael.
Konsep inovatif ini disambut positif oleh para pembeli lokal, salah satunya Birgitta. Warga Surabaya ini mengaku tertarik dengan keunikan sistem belanja yang ditawarkan karena berbeda dari toko barang mewah pada umumnya. Selain kemudahan akses, faktor harga dan orisinalitas menjadi daya tarik utama bagi para kolektor.
“Tadi aku beli polo, sama coba-coba tas sama sepatu dan kacamata. Bagus. Konsep seperti ini juga bagus. Aku seneng banget lihat-lihat barangnya,” ungkapnya.
Birgitta menambahkan bahwa harga yang ditawarkan di Fashion Forth tergolong lebih terjangkau dibandingkan tempat lain dengan adanya promo khusus. Meski dijual dengan konsep yang tergolong santai, ia tidak meragukan keaslian produk karena reputasi pemilik yang telah lama dikenal di industri fashion.
“Harganya mudah dibandingkan sama yang lain, ada diskon 30 persen,” imbuhnya. [way/ian]






