Lamongan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan menggelar program Balik Gratis bagi masyarakat yang hendak kembali ke perantauan di Jakarta setelah merayakan Idulfitri di kampung halaman.
Program Balik Gratis Lamongan 2026 ini disiapkan sebagai solusi atas tingginya permintaan transportasi arus balik Lebaran, sekaligus bentuk sinergi dengan program mudik gratis dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Kepala Dinas Perhubungan Lamongan, Dianto Hari Wibowo, mengatakan fasilitas tersebut memang diperuntukkan bagi warga Lamongan yang sebelumnya mudik dan akan kembali bekerja di Jakarta.
“Ini memang kita tujukan untuk masyarakat Lamongan yang mudik, dan kemudian pada saat baliknya kita bisa memfasilitasi itu,” kata Dianto, Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, program ini menjadi pelengkap dari layanan mudik gratis yang telah disediakan Pemprov Jatim dari Jakarta menuju sejumlah daerah di Jawa Timur, termasuk Lamongan.
“Nah, kita mencoba melakukan di arah sebaliknya, yaitu balik gratis. Sehingga nanti kita berharap bahwa itu juga bisa membantu warga Lamongan yang mau balik ke perantauan dan memang tujuannya kita hanya satu, di Jakarta,” ujarnya.
Terkait kuota, Pemkab Lamongan awalnya hanya menganggarkan satu unit bus. Namun, setelah mendapat informasi bahwa program Balik Gratis dari provinsi ditiadakan dan difokuskan pada mudik gratis, kuota ditambah menjadi tiga bus.
“Jadi dari satu bus yang kita siapkan, nanti akan ketambahan dua bus yang nanti akan kita cari dari bantuan-bantuan yang lain. Jadi total ada sekitar tiga bus menuju Jakarta,” tuturnya.
Dishub Lamongan menegaskan syarat utama peserta adalah pemegang KTP Lamongan. Kebijakan ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang masih memberi ruang bagi warga sekitar seperti Bojonegoro atau Tuban.
“KTP pasti warga Lamongan ya. Karena ini memang diprioritaskan untuk masyarakat Lamongan. Syarat khusus lainnya tidak ada, yang penting tujuannya memang ke arah Jakarta saja,” jelasnya.
Pendaftaran program Balik Gratis Lamongan dibuka mulai 7 Maret 2026 secara online. Masyarakat dapat memantau akun media sosial resmi Dinas Perhubungan Lamongan untuk memperoleh nomor kontak maupun tautan pendaftaran.
“Pendaftaran akan dibuka oleh teman-teman di Dishub. Kuota tiga bus ini kami harap betul-betul bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh warga,” pungkasnya. [fak/beq]






