Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC bakal kembali menjalani ujian berat kala menjamu Malut United pada pekan ke-24 Super League 2025-2026, di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Selasa (3/3/2026).
Terlebih pada laga tersebut, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab dipastikan tidak diperkuat dua pemain pilar dengan alasan berbeda. Masing-masing Junior Brandao (striker) absen akibat cedera, serta Pedro Monteiro (bek) menjalani hukuman akumulasi kartu.
Padahal pada laga tersebut, tim kebanggaan suporter Madura Bersatu harus menghadapi tim penghuni posisi 4 klasemen. Kontras dengan posisi mereka yang bertahan di posisi 14 klasemen sementara kasta tertinggi sepakbola tanah air.
Kondisi tersebut memaksa tim pelatih meracik komposisi alternatif demi menjaga keseimbangan permainan. “Bukan alasan untuk menurunkan daya saing akibat absennya dua pemain penting, dan kita harus menemukan solusi untuk menggantikan mereka,” kata Pelatih Madura United FC, Carlos Periera.
“Memang persiapan kita cukup singkat, tapi kita terus maksimal di setiap latihan dan tentunya sudah menyusun rencana permainan untuk menghadapi Malut United, kita sudah siap untuk menghadapi laga ini,” ungkapnya.
Sementara Gelandang Madura United FC, Jordy Wehrmann menegaskan seluruh pemain tetap fokus dan siap bekerja keras demi meraih hasil maksimal. Bahkan ia juga berharap dukungan penuh suporter di SGMRP dapat menjadi tambahan energi bagi tim. “Untuk suporter silahkan datang ke stadion. Kita semua harus kerja keras,” pungkasnya.
Seperti diketahui, saat ini Madura United menempati posisi 14 klasemen sementara dengan torehan 20 poin berkat hasil 4 kali menang, 8 kali imbang, dan 11 kali kalah. Mereka baru memasukkan 22 gol dan kebobolan sebanyak 36 gol dari 23 laga yang dijalani. [pin/kun]






