Malang (beritajatim.com) – Jakarta Pertamina Enduro (JPE) menunjukkan kedigdayaannya dalam dua laga kandang Proliga 2026 di GOR Ken Arok, Malang. Mereka memastikan lolos ke final four usai mengalahkan Medan Falcons dengan skor 3-0 (28-26, 25-15, 25-15) pada laga penutup seri kedua, Minggu (8/2/2026) malam.
Berstatus sebagai juara bertahan, tim putri JPE tampil luar biasa. Sebelumnya, pada laga hari pertama seri kedua, JPE menang atas Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor 3-0, Kamis (5/2/2026). Hasil ini membuat JPE menggeser posisi Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dari puncak klasemen.
Dalam laga terakhir, JPE yang turun dengan kekuatan inti termasuk Megawati Hangestri, Iana Shcherban, dan Wilma Salas justru mendapat perlawanan sengit dari barisan pemain muda Medan Falcons.
Dimotori oleh Khanza serta pemain senior Maya Indri dan Dell Palomata, Medan Falcons tampil tanpa beban. Kejar-mengejar angka terjadi hingga menyentuh titik kritis. Duel ini bahkan memaksa terjadinya tiga kali deuce. Kematangan Tisya Amallya dalam mengatur serangan akhirnya membawa JPE menutup set pertama dengan skor ketat 28-26.
Memasuki set kedua, laga sempat berjalan seimbang hingga kedudukan 6-6. Medan Falcons mencoba memberikan tekanan melalui pemain asing mereka, Vi Thi Nhu Quynh. Namun, setelah jeda teknis pertama, JPE mulai menemukan ritme permainan terbaiknya.
Nurlaili dan Shindy Sasgia tampil solid di depan net untuk membendung serangan lawan. Dominasi JPE tak terbendung, mereka terus menjauh dan menutup set kedua dengan kemenangan meyakinkan 25-15.
Mental pemain Medan Falcons tampak menurun setelah kehilangan dua set awal. Sebaliknya, Megawati Hangestri semakin menunjukkan kelasnya sebagai Megatron dengan spike-spike tajam yang sulit diantisipasi.
Dominasi JPE berlanjut tanpa hambatan berarti. Kerja sama apik antara Wilma Salas dan Iana Shcherban memastikan JPE memegang kendali penuh. Set ketiga kembali berakhir dengan skor identik 25-15 untuk kemenangan Jakarta Pertamina Enduro.
Pelatih JPE, Bullent Karslioglu, merasa senang bisa menang dengan skor 3-0 dalam dua laga di Malang. Selanjutnya, pelatih asal Turki itu fokus mempersiapkan tim menghadapi babak final four. “Rekor kemenangan kami dalam lima laga selalu kami menang dengan 3-0,” kata manajer tim, Widi Triyoso. (luc/kun)






