Jember (beritajatim.com) – Kehilangan uang mahar yang diberikan suami, seorang guru perempuan berstatis pegawai negeri sipil di SD Negeri Jelbuk 2, Kabupaten Jember, Jawa Timur, berinisial FT menggeledah muridnya hingga telanjang.
FT adalah wali kelas 5. Dia kehilangan uang mahar sebesar Rp 75 ribu di dompet saat pergi ke kamar kecil, Jumat (6/2/2026). “Beliau ini sakit jantung dan sering buang air kecil,” kata Kepala Dinas Pendidikan Jember Arief Tjahjono, Senin (9/2/2026).
Kembali ke ruang kelas dari buang air kecil, FT melihar uang mahar di dompetnya sudah raib. Ia langsung naik pitam. Bukan sekali ini saja dia kehilangan yang di sekolah. Sebelumnya, dia kehilangan uang Rp 200 ribu.
“Nah, yang terakhir ini, yang membuat beliau emosi, katena uang Rp 75 ribu itu adalah uang bersejarah,” kata Arief.
Dalam kondisi emosional, FT mengumpulkan 22 orang siswa kelas 5 untuk mencari tahu biang kehlangan uang tersebut. Dia menggeledah empat orang siswa dan dua siswai serta memerintahkan mereka telanjang. Namun uang itu tidak ditemukan.
Perbuatan FT mengeinterogasi dan menelanjangi siswa ini diketahui salah satu wali murid. Kehebohan pun pecah. Keesokan harinya para siswa memilih tidak masuk sekolah. Kabar itu pun tersebar cepat di media sosial.
Dinas Pendidikan Jember dan kepolisian memediasi guru dengan orang tua siswa. “Alhamdulillah sudah clear,” kata Arief.
“Guru yang bersangkutan sudah kami panggil ke Dinas untuk proses pembinaan. Tuntutan wali murid agar yang bersangkutan dipindah, segera kami proses. Kami juga beri teguran tertulis agar tidak mengulangi perbuatan tersebut,” kata Arief. [wir]






