Pamekasan (beritajatim.com) – Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, menargetkan pengumpulan sebanyak 14 ribu kantong darah pada tahun 2026. Target tersebut ditetapkan untuk memenuhi kebutuhan darah yang terus meningkat di sejumlah rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah Pamekasan dan sekitarnya.
“Penetapan target ini didasarkan pada evaluasi capaian pengumpulan darah pada tahun sebelumnya, serta hasil proyeksi kebutuhan darah yang cenderung meningkat di setiap tahunnya,” kata Kepala UDD PMI Pamekasan, dr Achmad Syafirullah, Jum’at (9/1/2026).
Kebutuhan darah tidak hanya berasal dari pasien kecelakaan, tetapi juga untuk operasi, persalinan, serta pasien dengan penyakit kronis yang memerlukan transfusi rutin. “Untuk mencapai target ini, kami akan meningkatkan berbagai strategi, di antaranya dengan memperluas kegiatan donor darah keliling, memperkuat kerja sama dengan instansi pemerintah, swasta, lembaga pendidikan, serta organisasi kemasyarakatan,” ungkapnya.
“Selain itu, sosialisasi tentang pentingnya donor darah sukarela juga akan terus digencarkan kepada masyarakat. Termasuk partisipasi pendonor darah sukarela menjadi kunci utama dalam memenuhi target ini. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membantu sesama melalui donor darah,” sambung pria yang akrab disapa dr Syafi.
Selain itu, pihaknya juga komitmen meningkatkan kualitas pelayanan donor darah, baik dari sisi kenyamanan pendonor maupun keamanan dan ketersediaan stok darah. “Dengan pelayanan yang optimal, kita harapkan masyarakat semakin sadar dan rutin melakukan donor darah,” harapnya.
“Dari beragam upaya yang kami siapkan, kami optimistis target pengumpulan 14 ribu kantong darah pada 2026 dapat tercapai, sehingga kebutuhan darah bagi masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan, sekaligus memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit dan fasilitas kesehatan di wilayah Madura,” jelasnya.
Seperti diketahui, UDD PMI Pamekasan berhasil mengumpulkan sebanyak 12.549 kantong darah sepanjang 2025 lalu. Namun pengumpulan total kantong darah tersebut masih belum mencapai target tahunan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Hasil tersebut sekaligus mendorong UDD PMI Pamekasan untuk meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak dan memperluas kegiatan donor darah di masyarakat guna mencapai target baru di tahun 2026. Seiring dengan kebutuhan darah yang terus bertambah seiring dengan meningkatnya permintaan di rumah sakit maupun fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
“Oleh karena itu, kami berharap melalui peningkatan sosialisasi dan mobilisasi pendonor, target 14 ribu kantong darah pada tahun ini dapat tercapai. Tentunya dengan beragam program yang akan kami canangkan pada tahun ini,” pungkasnya. [pin/kun]






