Lamongan (beritajatim.com) – Universitas Islam Lamongan (Unisla) resmi meraih predikat Unggul dalam penilaian Sistem Informasi Kinerja dan Tata Kelola Kemahasiswaan (SIMKATMAWA) 2025 yang dirilis Ditjen Dikti Kemdiktisaintek. Hasil ini mempertegas kualitas layanan kemahasiswaan Unisla yang dinilai semakin terukur, kompetitif, dan berkelanjutan.
Penetapan tersebut tercantum dalam Surat Pengumuman SIMKATMAWA 2025 Nomor 4744/B2/DT.01.01/2025 tertanggal 17 November 2025. Penilaian dilakukan berdasarkan verifikasi menyeluruh terhadap dokumen kinerja kemahasiswaan tahun 2024 yang dikirim seluruh perguruan tinggi.
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Ditjen Dikti Kemdiktisaintek, Beny Bandanadjaja, menjelaskan bahwa evaluasi meliputi tiga aspek utama, yaitu kelembagaan kemahasiswaan, kegiatan mandiri yang mencakup prestasi dan rekognisi non-lomba, serta program direktorat Belmawa. Tiga kategori hasil penilaian yang ditetapkan adalah unggul, baik sekali, dan baik.
“Kami mengapresiasi komitmen perguruan tinggi yang terus meningkatkan kualitas tata kelola kemahasiswaan melalui partisipasi aktif dalam SIMKATMAWA. Hasil ini diharapkan menjadi fondasi peningkatan layanan, prestasi, dan pengembangan kegiatan kemahasiswaan di masa mendatang,” ujar Beny dalam rilis yang diterima beritajatim.com, Kamis (27/11/2025).
Rektor Unisla, Dr. Abdul Ghofur, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh sivitas akademika atas capaian tersebut. “Predikat Unggul ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh elemen Unisla, mulai dari fakultas, program studi, yang diorkestrasi secara apik oleh Biro Kemahasiswaan,” katanya.
Menurut Ghofur, hasil ini juga merupakan refleksi konsistensi Unisla dalam membangun layanan kemahasiswaan yang adaptif dan berdampak. “Pencapaian ini memperkokoh komitmen kami untuk terus menumbuhkan budaya unggul dan kompetitif bagi mahasiswa,” ungkapnya.
Wakil Rektor Unisla Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Winarto Eka Wahyudi, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut mencerminkan kuatnya ekosistem kemahasiswaan yang berjalan secara kolaboratif dan berkesinambungan.
“SIMKATMAWA adalah instrumen penting dalam memetakan kualitas tata kelola kemahasiswaan. Predikat ini membuktikan bahwa Unisla mampu mengintegrasikan pembinaan prestasi, penguatan kelembagaan, dan optimalisasi program Belmawa. Kami akan memastikan mahasiswa Unisla terus memiliki ruang luas untuk berinovasi dan berprestasi,” jelasnya.
Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni, Diah Ayu Novitasari, menambahkan bahwa pencapaian ini sejalan dengan agenda transformasi layanan kemahasiswaan yang terus diperkuat di lingkungan kampus.
“Hasil ini mengonfirmasi bahwa pembinaan kemahasiswaan Unisla berjalan pada arah yang tepat, terukur, inklusif, dan berbasis kinerja. Kami akan terus memperkuat layanan, mulai dari pengembangan organisasi mahasiswa, peningkatan soft skills, hingga penciptaan ekosistem prestasi yang lebih berkelanjutan,” ujarnya. [fak/beq]






