Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Deltras FC, Widodo Cahyono Putro, menyatakan bahwa timnya tengah memaksimalkan waktu persiapan jelang menghadapi PSS Sleman pada Sabtu (20/11/2025) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
Pelatih asal Cilacap itu menjelaskan, ia fokus membangun aspek fisik dan taktik skuadnya setelah pada laga sebelumnya Deltras FC harus mengakui keunggulan Barito Putera dengan skor 1-0.
“Kondisi pemain saya kira ada beberapa pemain yang masih recovery, ada pemain penyembuhan, tentu ada pemain yang akumulasi. Jadi sebisa mungkin saya berharap semua pemain siap dalam kondisi yang bagus,” ungkap Widodo, Kamis di Sidoarjo.
Mantan pelatih Persijab Jepara tersebut juga melakukan evaluasi pada lini belakang. Ia menegaskan akan memaksimalkan pemain yang ada untuk menjaga konsistensi permainan agar kesalahan pada laga sebelumnya tidak terulang.
Tantangan semakin berat karena Deltras FC harus kehilangan tiga pemain jelang duel kontra PSS Sleman. M. Idris dan Shulton Fajar absen akibat akumulasi kartu, sementara Gogtu Demiroglu masih dalam masa pemulihan cedera.
Meski begitu, Deltras masih memiliki opsi lain di lini belakang seperti Meshal dan Wisal El Burji. “Kita akan terus berusaha memaksimalkan pemain yang memang ada di situ. Nanti dimaksimalkan terus kita optimalkan koordinasi di belakang,” imbuh Widodo.
Widodo juga menyoroti kelemahan tim pada menit-menit akhir pertandingan. Dua laga terakhir, Deltras harus kebobolan menjelang peluit akhir. Ia menegaskan pentingnya komunikasi dengan pemain untuk menentukan kesiapan mereka bertahan di lapangan.
“Antisipasinya, pemain harus koordinasi di tim kita apakah masih siap dimainkan di sisa ini atau sudah lelah. Karena kita tidak bisa melihat, oh ini pemain lelah. Saya sering bicara dengan pemain, 20 menit maksimal lelah bilang ke saya pasti diganti. Untuk pemain, saat siapapun yang bermain sudah tidak memungkinkan untuk lanjut bermain, bicara sama saya,” tutupnya. (way/kun)






