Jember (beritajatim.com) – Pesawat Maskapai FlyJaya rute penerbangan Bandara Notohadinegoro di Kabupaten Jember, Jawa Timur, ke Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, dan sebaliknya, tidak beroperasi, Selasa (14/10/2025).
Wakil Rektor Universitas Jember Bambang Kuswandi mencoba memesan tiket sejak pekan lalu. Ia sempat menghubungi pengelola Bandara Notohadinegoro via WhatsApp, Jumat (10/10/2025). Pengelola bandara membenarkan tidak adanya penerbangan untuk Selasa (14/10/2025).
“Memang saat ini masih belum tersedia penerbangan untuk Selasa maupun Kamis minggu depan Bapak. Hal ini disebabkan masih adanya proses negosiasi pembiayaannya dengan Pemkab Jember. Apabila proses tersebut bisa selesai sebelum hari selasa depan, maka pemesanan dapat tersedia kembali di aplikasi online,” demikian isi pesan WhatsApp yang diterima Bambang.
Pihak pengelola Bandara Notohadinegoro menyatakan tidak tahu kapan penerbangan akan beroperasi lagi. “Kami di bandara hanya diminta untuk standby,” demikian pesan kepada Bambang.
Alhasil, Bambang terpaksa berangkat ke Jakarta dari Bandara Juanda di Sidoarjo. “Saya ke Jakarta untuk memenuhi undangan dari Kementerian Pendidikan Sains dan Teknologi dan menjajaki peluang kerjasama dengan China,” katanya. Bambang berharap penerbangan Jember-Jakarta bisa segera beroperasi kembali.
Sebelumnya Bupati Muhammad Fawait saat mengunjungi Rektorat Universotas Jember sudah menyampaikan harapan agar penerbangan Jember-Jakarta bisa dimanfaatkan para akademisi dan birokrat kampus.
“Kami enggak mungkin bisa menahan (bandara beroperasi) selama-lamanya tanpa dibantu kampus, tanpa dibantu masyarakat untuk menggunakan moda transportasi penerbangan yang sudah kita buka bersama,” katanya saat bertemu Rektor Universitas Jember Iwan Taruna, 6 Oktober 2025.
Reporter Beritajatim.com sempat mengecek jadwal penerbangan untuk 14 Oktober 2025 ke WhatsApp layanan customer FlyJaya, Jumat (10/10/2025). Diperoleh jawaban yang mengonformasi tidak beroperasinya penerbangan. “Hal ini dikarenakan kami sedang dalam tahap koordinasi lebih lanjut dengan pihak pemerintah daerah.”
Disampaikan juga via WhatsApp, bahwa saat ini ada proses review antara FlyJaya dengan instansi pemerintah terkait untuk membahas operasional penerbangan. “Saat ini kami belum bisa menjanjikan karena ada beberapa pertimbangan pak, namun jika ada kabar terbaru kami akan update ya pak di sosial media.”
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Jember Gatot Triyono membenarkan tidak beroperasinya penerbangan Jember-Jakarta hari ini. “Ada cancel dari maskapai. Info dari maskapai adanya alasan komersial,” katanya kepada Beritajatim.com.
Gatot membantah adanya perjanjian pembiayaan booking seat dengan maskapai. “Kami tidak ada perjanjian booking seat, Mas,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Djoko Susanto akan ,mengecek tidak beroperasinya penerbangan ini kepada Dinas Perhubungan Jember. “Saya kok belum dapat laporan ya. Coba nanti saya tanyakan ke teman-teman penanggung jawab di situ, di Dinas Perhubungan dan saya akan cek ke Sekretaris Daerah seperti apa,” katanya.
“Sebetulnya sangat disayangkan, penerbangan yang sudah dirintis Bupati ini tidak berjalan. Cuma saya tidak tahu permasalahannya apa. Kalau ada penerbangan itu tentu sangat baik dan sangat mendukung transportasi kita,” kata Djoko.
Bandara Notohadinegoro resmi mulai beroperasi kembali pada 23 September 2025. Sebelumnya, sempat terjadi dua kali penundaan operasional karena persoalan teknis.
Penerbangan ini dijadwalkan setiap Selasa dan Kamis dengan menggunakan pesawat tipe ATR 72 dengan kapasitas kurang lebih 74 penumpang. “Ini direct tidak mampir-mampir, langsung Jember-Halim,” kata Fawait. [wir]







2 Komentar
Saya sudah pesan penerbangan Jember ke Halim Perdana Kusuma Jakarta tanggal 16 Oktober 2025 jauh-jauh hari, tanggal13 Oktober 2025 ada pemberitahuan dari maskapai tidak operasional.
Payah…
kalau memang rame, evaluasi bukan dihentikan. kayaknya rame pertama kali lalu anjlok setelah wessss…. ditutup