Surabaya (beritajatim.com)- Banyak orang memilih tanaman hias untuk mempercantik ruangan karena memiliki penampilan yang cantik dan estetik. Namun, tidak semua tanaman hias cocok ditanamn di dalam rumah. Setiap jenis tanaman memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda satu sama lain, terutama dalam hal pencahayaan matahari.
Beberapa tanaman membutuhkan sinar matahari secara langsung untuk tumbuh subur, sehingga harus di tanam di tempat yang memiliki sirkulasi sinar matahari alami seperti di halaman atau teras rumah. Sebaliknya, ada juga tanaman yang tumbuh subur di tempat teduh, jenis ini baik ditanam di dalam rumah.
1. Sinar matahari langsung
Tanaman sukulen, kaktus, lidah buaya, mawar, dan lavender merupakan tanaman yang membutuhkan papaan sinar matahari secara langsung. Tubuh tanaman sol directo memiliki karakteristk yang dirancang untuk bertahan di lingkungan kering. Umumnya berasal dari daerah kering dan panas, sehingga membutuhkan intensitas cahaya tinggi agar tidak membusuk.
Sukulen dan kaktus memiliki daun tebal dan berdagin yang berfungsi menyimpan air dalam jumlah besar, lavender dan lidah buaya membutuhkan cahaya matahari yang banyak untukmenghasilkan minyakalami dan mejaga wana daun teteap cerah, sedangkan mawar membutuhkan banyak sinar matahari untuk mempertahankan kelopaknya agar lebih kuat, banyak, dan harum.
2. Sinar matahari sebagian
Berbeda dengan itu, tanaman seperti pakis, palma, jahe, dan lidah mertua lebih cocok tumbuh di tempat yang memiliki sinar matahari sebagian, seperti di dekat jendela atau tempat-tempat yang mendapat sinar matahari tidak langsung. Hal ini karena tanaman sol parcial umumnya beasal dari daerah tropis atau subtropis yang memiliki palma cahaya bergantian antara terang dan teduh.
Pakis dan palma menyukai kelembapan, jika terlalu banyak mendapat sinar matahari dapat membuat daun pakis mengering di ujung dan daun palma akan mengering karena kehilangan air terlalu cepat. Sementara itu, jika lidah mertua mendapat sinar matahri secara langsung dapat membuat pertumbuhannya lambat, sedangkan daun jahe dapat kehilangan kilau alaminya.
3. Sinar matahari rendah
Tanaman seperti anggrek, monstera, dan bromelia memiliki kemampuan beadaptasi di lingkungan dengan pencahayaan rendah atau tempat teduh. Hal ini karena tanaman tempat teduh umumnya berasal dari habitat hutan topis yang rimbun. Jika anggrek terkena sinar matahari secara langsung, daun anggrek dapat menguning dan bunganya cepat layu, sedangkan pada monstera dapat menimbulkan bercak cokelat pada daun dan memperlambat pertumbuhan tunas baru.
Sementara jika bromelia mendapat sinar matahari secara langsung dapat memudarkan ana daun dan mengganggu pembentukan bunga.
Menempatkan tanaman sesuai kebutuhan cahayanya menjadi kunci agar tanaman tetap tumbuh subur. Oleh sebab itu, kenali dulu jenis tanaman sebelum menempatkan tanaman pada rumah, karena tanaman tidak hanya mempercantik ruanan , tetapi juga dapat menciptakan suasana segar yang bikin betah tinggal di rumah.
[Erlina Damayanti]






