Madiun (beritajatim.com) – Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara menegaskan komitmennya dalam mendukung pemenuhan gizi siswa melalui program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bhayangkara.
Saat ini, SPPG Bhayangkara telah resmi diluncurkan dan mulai mengawal distribusi makanan sehat bagi para pelajar.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa launching satu SPPG. Ke depan masih ada dua lagi yang kita rencanakan, insyaallah target tahun ini dan tahun depan bisa terwujud tiga SPPG. Semua kita bangun bersama-sama dengan Yayasan Bayangkara,” ungkap AKBP Kemas, Senin (29/9/2025).
Peresmian SPPG Bayangkara mendapat perhatian langsung dari jajaran Forkopimda, mulai dari Bupati Madiun, Dandim 0803/Madiun, Ketua DPRD hingga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun. Selain itu, tim Dokkes Polres Madiun juga turut dilibatkan untuk memastikan standar kesehatan makanan yang diberikan kepada siswa.
“Finalnya nanti kita cek bukan hanya dari sisi gizi, tapi juga terkait kandungan berbahaya seperti formalin atau sianida. Insyaallah semua higienis. Kalau ada laporan kejadian di lapangan, pasti segera kita evaluasi dan laporkan,” tegasnya.
Sejauh ini, SPPG Bhayangkara telah mengawal distribusi makanan di 25 sekolah dengan jumlah penerima manfaat mencapai 2.900 siswa. Ke depan, dua SPPG tambahan juga akan segera dibangun di Kecamatan Mejayan dan Gemarang yang saat ini masih dalam tahap simulasi.
“Dengan hadirnya SPPG ini, kami berharap anak-anak sekolah di Kabupaten Madiun mendapatkan asupan gizi yang cukup dan terjamin kebersihannya, sehingga bisa menunjang tumbuh kembang serta prestasi belajar mereka,” pungkas AKBP Kemas. (rbr/ted)






