Lamongan (beritajatim.com) – Sejumlah sekolah di Kabupaten Lamongan tetap menjalankan program makan bergizi gratis (MBG) di bulan Ramadan.
Seperti terlihat di SDN Kepatihan, Kecamatan Lamongan. Pada hari kedua masuk sekolah, sebanyak 195 siswa tetap mendapatkan jatah MBG.
Tapi sekema pemberian MBG di Bulan Ramadan berbeda dari hari biasa. Jika pada hari biasa siswa mendapatkan makanan yang siap santap, seperti lauk-pauk, susu dan buah, namun saat bulan Ramadan ini berupa makanan yang awet namun tetap memiliki takaran gizi yang baik.
“Kalau biasanya menu yang diterima berupa makanan basah, namun di bulan puasa ini berupa makanan kering yang bisa tahan lama dimakan waktu berbuka puasa,” kata Kepala SDN Kepatihan, Nasrullah, Jumat (7/3/2025).
Makanan yang didapat antara lain roti, susu, sereal, telur dan buah. Meskipun demikian, anak didiknya masih tetap senang menyambut gembira adanya program makan bergizi gratis dari pemerintah.
“Tadi saya sempat tanya langsung ke anak-anak, jawabnya rata-rata senang meskipun puasa namun tetap menerima menu program makan bergizi gratis,” ujarnya.
Nasrullah berharap, program ini bisa tetap berlanjut karena menurutnya sangat bermanfaat terutama untuk anak didik sekolah sebagai pemenuhan makan bergizi. Serta bisa lebih luas lagi menyasar ke sekolah-sekolah yang belum menerima program ini.
“Selain bisa terpenuhi makanan nilai gizinya, juga bisa menghemat atau uang saku anak-anak bisa di tabung,” ungkapnya. (fak/ted)






