Liverpool (beritajatim.com) – Deja vu mimpi buruk Liverpool FC dari Atletico Madrid lima tahun lalu nyaris terulang pada matchday pembuka fase liga Liga Champions Kamis dini hari (18/9/2025). Keunggulan 2-0 LFC pada menit keenam via gol Andy Robertson (4′) dan Mohamed Salah (6′) berhasil disamakan Atletico via brace Marcos Llorente (45+3′ dan 81′).
Lima tahun silam, setelah Llorente mencetak gol penyama kedudukan 2-2, Alvaro Morata melesakkan gol ketiga Atletico di injury time babak tambahan. LFC keok 2-3.
Tetapi, kali ini bukan Atletico yang mencetak gol ketiga. Melainkan LFC. Tandukan kapten Virgil van Dijk di menit ke-90+2 menyudahi perlawanan Los Colchoneros sekaligus menjaga rekor 100 persen LFC musim ini di lima laga.
“Atletico tim yang tidak pernah menyerah. Mereka memiliki pemain berkelas yang bisa menghukummu. Sangat menyenangkan bisa mencetak gol kemenangan tim melawan mereka,” ujar Van Dijk dilansir AOL.
VVD–julukan Van Dijk–jadi bagian “tim asing” LFC dalam kemenangan dramatis atas Atletico. Untuk kali pertama dalam sejarah The Reds di ajang Eropa, laga kontra Atletico merupakan yang ke-418 di Eropa dan diisi LFC tanpa pemain asal Inggris untuk starting XI mereka.
Ironisnya, malah Atletico yang menurunkan pemain asal Inggris sebagai starter. Dia adalah gelandang Conor Gallagher.
Rio Ngumoha sebagai pemain Inggris di tim LFC baru dimainkan pada menit ke-74. Winger 17 tahun itu menggantikan Florian Wirtz.
“Jika Anda ingin mengalahkan tim dengan mentalitas luar biasa seperti Atletico, Anda harus menampilkan mentalitas serupa selama laga,” ucap tactician LFC Arne Slot. Secara implisit, mentalitas pemain di “tim asing” LFC lebih superior dibanding talenta lokal. (dio)






