Sumenep (beritajatim.com) – Harga beras medium dan premium di pasar tradisional Sumenep pekan ini naik, meski kenaikannya hanya Rp 500 per kg. Untuk beras kualitas medium atau beras lokal, pekan ini harga per kg dipatok Rp 13.000. Pekan lalu harganya Rp 12.500 per kg. Sementara beras premium dibandrol dengan harga Rp 15.000 per kg.
“Harga beras pekan ini memang naik sedikit. Diduga penyebabnya karena sudah lewat masa panen, dan sekarang berganti ke musim tanam tembakau. Jadi banyak petani yang tidak lagi menanam padi, tapi beralih ke tembakau,” kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Idham Halil, Rabu (20/08/2025).
Untuk harga cabai pekan ini cenderung turun. Cabai merah pekan lalu Rp 35.000 per kg. Pekan ini turun menjadi Rp 32.000 per kg. Sedangkan cabai rawit stabil di harga Rp 20.000 per kg.
“Harga bawang pekan ini juga turun. Bawang merah yang sempat mencapai harga Rp 60.000 per kg dua pekan lalu, sekarang turun menjadi Rp 42.000 per kg. Kalau bawang putih stabil Rp 30.000 per kg,” terang Idham.
Untuk harga komoditas daging, awal pekan ini tidak mengalami perubahan. Daging sapi tetap Rp 125.000 per kg, daging ayam potong Rp 36.000 per kg, dan daging ayam kampung Rp 80.000 pet kg. Sedangkan harga telur ayam ras Rp 28.000 per kg, dan telur ayam kampung Rp 48.000 per kg.
“Harga minyak goreng juga tidak mengalami perubahan. Minyak goreng curah tetap Rp 19.000 per kg. Sedangkan Minyakita Rp 16.500 per botol, dan minyak goreng premium kemasan 2 liter Rp 39.000. Untuk harga gula pasir stabil Rp 18.000 per kg,” paparnya.
Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Sumenep secara rutin melakukan pemantauan harga sembako di Pasar Anom baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding. [tem/aje]






