Malang (beritajatim.com) – Ratusan warga Desa Kedungbanteng, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang bersama Pemerintah Desa, TNI-Polri dan anggota dewan mengibarkan bendera merah putih sepanjang 80 meter.
Aksi kolosal ini dilaksanakan dengan penuh khidmat di RT 05/RW 02 Dusun Kedungbanteng Bawah dengan lebar bendera sepanjang 3 meter.
Arak-arakan bendera Merah Putih raksasa itu dipimpin langsung oleh Kepala Desa Kedungbanteng Arif Iskandar Fatoni SE, didampingi H. Mahrus Ali, seorang anggota DPRD Kabupaten Malang dan puluhan prajurit TNI.
Meski harus berjalan kaki sepanjang 3 kilometer dengan lama perjalanan 1 jam, hal itu tidak merubah semangat nasionalisme warga untuk memupuk rasa kebersamaan dan cinta tanah air dan NKRI.
Kepala Desa Kedungbanteng Arif Iskandar Fathoni mengatakan, semangat warga Dusun Kedungbanteng Bawah dalam memperingati HUT RI ke-80 ini harus kita banggakan.
“Semoga seluruh warga Desa Kedungbanteng punya inisiatif atau kreatifitas seperti yang dimiliki oleh para pemuda kita saat ini,” tegasnya, Senin (18/8/2025).
Kata dia, pengibaran bendera raksasa diharapkan Bangsa Indonesia ke depan, semakin cerah untuk menuju Indonesia emas 2045 yang akan datang.
“Dan yang menjadi PR kita hari ini, bahwa pembangunan itu tidak hanya dilakukan dalam bentuk fisik saja, tetapi harus seimbang dengan pembangunan sumber daya manusianya,” ucap Arif.
Menurut Arif, yang harus kita lakukan sebagai generasi penerus bangsa, agar nanti kemajuan tahap demi tahap dapat membuahkan hasil dikemudian hari untuk menuju bangkit dan percaya diri sebagai bangsa.
Pihaknya juga berharap rasa patriotisme bisa di tananamkan kepada generasi-generasi berikutnya. “Tentunya kita harus peduli dengan kebersihan lingkungan terutama pemeliharaan. Gotong royong ini terus kita pupuk, kita lestarikan sampai turun temurun,” pungkasnya. [yog/suf]






