Lumajang (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur, akan menggelar apel besar yang melibatkan ribuan tenaga honorer pada Senin pagi, 14 Juli 2025. Apel yang dijadwalkan berlangsung di Alun-alun Kota Lumajang itu disebut akan diikuti oleh total 4.273 pegawai non-ASN dengan status R3 dan R4.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lumajang, Mustaqim, membenarkan rencana pengumpulan ribuan tenaga honorer tersebut.
“Iya memang informasi dari Bupati Lumajang sebanyak 4.273 honorer kode R3 dan R4 mau dikumpulkan bersamaan dengan agenda apel pagi, Senin besok,” terangnya saat dikonfirmasi pada Minggu (13/7/2025).
Tenaga honorer dengan kode R3 merupakan pegawai non-ASN yang telah terdata dalam database resmi tenaga non-ASN pemerintah, serta telah lulus seleksi kompetensi PPPK pada periode pertama, atau mereka yang namanya tercantum dalam Keputusan Menteri PANRB Nomor 347 Tahun 2024.
Sementara itu, kelompok honorer dengan kode R4 merupakan tenaga non-ASN yang tidak tercantum dalam database resmi pemerintah berdasarkan KepmenPANRB tersebut.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada penjelasan resmi dari Pemkab Lumajang terkait maksud dari pengumpulan besar-besaran ini. Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pun belum mendapat informasi mendetail.
“Soal apa yang mau disampaikan ini masih belum dapat informasi terkait apa, kami juga masih belum tau, jadi harus nunggu besok arahan dari Bupati Lumajang seperti apa,” ungkap Mustaqim.
Spekulasi publik pun berkembang, mengingat sebelumnya pada Februari 2025, Pemkab Lumajang telah merumahkan sebanyak 105 tenaga honorer karena tidak masuk dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN). Hal ini memunculkan kekhawatiran serupa di kalangan tenaga honorer yang akan dikumpulkan.
Surat arahan yang diterima OPD hanya menyebutkan agar seluruh pegawai honorer di lingkungan dinas masing-masing hadir dalam agenda apel tersebut. Belum ada rincian isi arahan atau keputusan yang akan disampaikan Bupati Lumajang dalam forum tersebut. [has/suf]






