East Rutherford (beritajatim.com) – “Itu sudah masa lalu. Jadi, tidak ada hubungannya lagi dengan kami,” ujar entraineur Paris Saint-Germain Luis Enrique ketika ditanya tentang Kylian Mbappe sebelum laga melawan Real Madrid dini hari tadi.
Mbappe memang jadi sorotan utama di semifinal Piala Dunia Antarklub dini hari tadi. Striker Real itu bereuni dengan klub yang membesarkan namanya dalam tujuh musim terakhir. Entrenador Xabi Alonso bahkan menjadikan Mbappe starter.
Tetapi, kesempatan pertama jadi starter di Piala Dunia Antarklub ini justru sekaligus berujung buruk. Mbappe bukan sekadar gagal berkontribusi terhadap gol Real. Los Merengues malah kalah telak empat gol tanpa balas.
Bahkan, Mbappe nyaris tak berkutik meski dimainkan 90 menit. Buktinya, Real hanya mencatat dua tembakan tepat ke arah gawang.
Tetapi, tidak semua reuni di laga tadi berujung buruk. Bagi bek PSG Achraf Hakimi, justru sebaliknya. Ya, dia pernah tercatat berkostum Real pada 2017–2020.
Tetapi, dia hanya menjalaninya di musim 2017–2018. Sebab, di dua musim setelahnya dia dipinjamkan ke Borussia Dortmund. Di awal 2020–2021, Hakimi malah dijual ke Inter Milan. Hanya semusim, bek Maroko itu dibeli PSG hingga kini.
Padahal, mimpi Hakimi saat itu adalah bisa jadi pemain utama Real. Tetapi, klub lebih memilih untuk tetap memainkan Dani Carvajal sebagai bek kanan utama.
“Mereka (Real, Red) melepasku. Jadi, tanyakan kepada mereka sebabnya. Justru aku bersyukur karena akhirnya bisa memainkan sepak bola yang ku cintai,” ucap Hakimi dilansir Tribuna. (dio)






